Sunday, 6 December 2015

PUNCH LOVE: Chapter 12

================================
Yang baca wajib vote,,, sungguh sangat terlalu jika tidak vote,,, semua permintaan peminat pembaca ku kabul kan kali ini... hihihi termasuk memanjangkan cerita ini...

Yang suka : vote Gak suka tetep vote,,,

Hahaha maksa banget ya hahaha...
================================

Selamat membaca .....

Kevin

Plaaaaak... tamparan keras melekat di pipi ku...

"Kemana aja kamu..." dengan wajah yang begitu marah...

Aku terdiam sebentar mengelus pipi ku yang kena tampar dan kemudian melihat wajah yang menampar ku tadi...

"Kenapa... kenapa kamu gak berubah sich vin...? Kurang apa aku buat kamu...?"

Aku yang dari tadi melihat nya, hanya bisa terdiam tanpa harus berkata apapun... ya aku emang salah karna janji ku gak aku tepati untuk menjeput dia... tapi kenapa dia gak bisa ngerti dengan keadaan ku yang sekarang,,, keadaan yang mana aku bisa kapan saja di tendang dari sekolah....

"Jawab vin... kamu tadi kemana .... nemuin cewek mana...?"

Aku yang tadi bersimpati dan merasa bersalah kepadanya, sekarang malah jadi kesal dan marah... ya siapa yang tidak marah... saat tiap kali bertemu dengan pacar kita akan selalu di tuduh dan merasa wawas karna tuduhan itu... meski pun hal itu tidak kita lakukan... dan saat ini untuk sekian kali nya dia menuduh ku begitu...

"Heh" memberi senyuman sinis pada nya....

"Kenapa,,,, apa aku kurang cantik buat kamu,,, sampai-sampai kamu kegatelan cari cewek lain..."

Sudah cukup,,, cukup,,, cukup aku bersabar menghadapi wanita ini... sekarang dapat nya untuk melampiaskan semua kekesalan di hati ku ini....

"Eh... kalo ngomong hati-hati..."

Tapi dia langsung memotong pembicaraan ku...

"Apa...? Dah vin aku capek,,, aku minta kita putus saat ini juga..."

Hah aku sedikit terkejut akan hal yang iya kata kan, tapi bagus lah jadi aku tak perlu merasa menyakiti hati wanita...

"Okey" jawab ku santai

Dia melihat ku,,, entah ekspresi apa yang ia keluarkan hingga dia seperti tepelanga melihat dan mendengar jawaban ku....

"Vin... kamu gak minta..."

Aku yang tadi hanya diam dan mendengar ocehan nya angkat bicara sekarang,,, aku langsung memotong pembicaraan nya...

"Minta apa... minta lo gak mutusin gue..."

Dia melihat ku,,, melihat dengan tatapan yang tajam...

"Lo salah ndri... lo salah besar kalau lo berpikiran gua kan memohon sama seperti cowok~cowok yang lo pacarin sebelum nya, memohon tidak untuk kamu putusin,,, aku gak akan melakukan hal itu..."

Dia terus melihat ku....

"Vin.." dia mau bicara,,, seketika aku langsung memotong nya...

"Lo mau kita putuskan... okeh mulai hari ini kita putus... gak ada lagi hubungan diantara kita..."

"Vin..." dia memelas

"Dah ndri gua capek... gua mau tidur... lo tau arah jalan pulang kan...?" Tanya ku dengan mulai memakai kata kasar...

"Vin... maafin aku... aku gak bermaksud begitu..." seakan memohon kepada ku...

"Da lah ndri mulai saat ini kita bukan pasangan kekasih,,, dan sekarang kita hanya lah seorang teman..."

Indri langsung meneteskan air mata,,, entah apa yang ia pikirkan,,, aku gak tau,,, tapi mungkin ia berpikir telah menyesali kata kata yang sudah terucap dari mulut nya...

Aku yang tadi nya merasa kasian kini tidak lagi terhadap nya,,, ya karna aku belum 5 menit tuduhan demi tuduhan ya ia lancar kan kepada ku...

"Dah ndri gak da lagi yang perlu di omongin kan...? Sekarang aku mau masuk dan ingin tidur..." 

Aku bertanya sesingkat mungkin untuk mengakhiri keadaan yang seperti ini... dan tanpa menunggu indri untuk menjawab yang dari tadi hanya berdiri dan menangis menyesali perkataannya... aku langsung melangkahkan kaki ku menuju pintu rumah.... tapi suara indri menghentikan ku sejenak...

"Vin... maaf in aku... aku tau aku salah,, aku tau aku selalu berpikiran negatif ke kamu,,, aku tau aku..."dia menggantungkan kata kata nya...

Tanpa melihat nya, tanpa merespon kata-kata nya, aku pun berlalu pergi masuk ke rumah tanpa ambil pusing untuk tau hal apa yang toha bicarakan dna menggantung pembicaraan nya tadi...

Dua hari kemudian....

Hari ini aku berencana ngebesuk win,,, ya kalian tau lah semenjak kejadian aku ribut dengan indri yang sekarang dah jadi mantan pacar ku,,, hari hari ku isi dengan melihat win di rumah sakit...

mungkin kalian bertanya~tanya apa yang ku lakukan semenjak kejadian itu, ya biasa aja, gak ada hal penting untuk aku ceritakan ,,, tapi dalam hal 2 hari lalu aku selalu melihat win di rumah sakit,,, aku tak tau kenapa aku sampai bisa ingin selalu menemui anak itu,,, hal itu ku rasakan saat aku telah mencium nya 2 hari lalu, entah kenapa semenjak itu hati ini selalu ingin bersama nya... aku selalu ingin di samping nya... huh...

Dan hasil nya dalam 2 hari kemaren pun aku da mulai akrab dengan adik nya win,,, ya nama nya ichi dan bla.. bla..bla.. gak terlalu penting lah ku bahas disini,,, dan aku juga sudah mulai akrab dengan papa nya win,,, meski ada rasa bersalah di benak ku ,, karna aku belum menceritakan hal yang mungkin tidak ingin dia tau...

Yaitu aku lah orang membuat anak nya sampai jadi seperti ini...

Sebelum kerumah sakit, aku bersiap~siap... karna untuk sekian kali nya win akan melihat ku... dan untuk pertama kali nya dia akan melihat ku setelah sadar dengan tanpa mengingat siapa aku... jadi aku harus berpenampilan sebaik mungkin... aku ingin memperbaiki kesalahan ku sebelum nya,,, kesalahan yang telah membuat ia menjadi seperti ini,,, ya aku sekarang tau dia sudah sadar,,, kerana ichi sms memberitahukan hal ini padaku pagi tadi...

Setelah selesai bersiap ~ siap aku langsung otw ke RS tempat win di rawat... akan ku jadikan hari ini hari yang amat berkesan untuk win... hari dimana ia akan senang melihat ku,,, meski dokter mengatakan win akan hilang ingatan untuk sementara waktu... tapi aku sendiri lah yang akan membantu nya memdapatkan ingatan nya kembali,,, karna aku tak mau orang lain yang memberitahu tentang ku,,, walau pun ingatan nya di masa lalu aku adalah aku tidak pernah meberikan kesan baik untuk nya... tapi aku ingin setelah dia bisa mengingat nya di saat itulah aku akan menjelaskan kenapa aku tak bisa berbuat selatan nya teman sekolah atau teman pada umum nya...

Perjalanan ku ke rumah sakit tak cukup lama,,, ya lebih kurang 20 menit aku da sampai di tempat tujuan... saat aku telah tiba didepan gerbang rumah sakit, langsung saja ku masukan motor ku dan menuju tempat parkiran... di pikiran ku saat ini hanyalah win,,, win dan win... aku ingin tau reaksi pertama nya melihat ku... apa dia akan kaget dan mengingat ku...? Apa dia akan mengusir ku kalau sampai dia mengingat ku...? Ah entahlah lebih baik aku masuk kedalam untuk mengetahui jawaban yang ada di otak ku sekarang....

Ku berjalan dengan rasa ragu yang kurasakan saat ini, dikit demi sedikit pun aku telah di depan pintu tempat win dirawat... belum berani melihat dari kaca pintu,,, karna jika aku melihat dari sana aku kan ketahuan dengan win dan ah... apalah ini... kenapa aku begini... gak perlu cemas vin,,,, lu pasti bisa... lu pasti kan bisa mengatasi semua nya...

Ketika aku sudah membulat niat ku untuk masuk... ada seseorang menyapa ku...

"Hey...

Aku pun mencari tau suara siapa yang menyapa ku... dan saat aku melihat nya huh... itu ichi adik nya win...

"Oh... hey..." aku cengar cengir salah tingkah...

"Kakak kapan nyampe nya...? kok gak masuk..?" Tanya nya...

"Eh baru aja nyampe .. ini juga kakak baru mau masuk..."

"Oh... hihihi ... dah yuk bareng ichi masuk nya... di dalam juga ada kak mecky..."

Duk jatung ku seakan ingin berhenti berdetak saat mendengar mecky ada disini... rasa takut rasa cemas sekarang menghampiri ku... bagamana kalo mecky sudah cerita ke win kerjadian sebenar nya,,?, gimana kalo win membenci ku...? Aaaaaaahhhhh..... sial... kenapa harus ada mecky disini... kenapa dia gak besok~besok aja menjenguk win...

Lamunan ku kembali buyar ketika ichi memanggil ku dan menyuruh ku untuk masuk...

"Kak... ayo masuk... kan kakak kesini mau lihat kak win..."

Dengan ragu ku langkah kan kaki ini untuk masuk kedalam...

"Siapa chi...?" Tanya win...

Win...

Saat aku lagi keasikan ngobrol dengan mecky,,, ku lihat ichi telah kembali,,, tapi kenapa ichi berhenti di dekat pintu...

"Kak... ayo masuk.. kan kakak kesini mau lihat kak win kan? ..." itu yang ku dengar... 

Dengan siapa ichi berbicara??? Siapa yang di suruh ichi masuk..??? Entah kenapa rasa penasaran ini begitu besar hingga aku menanyakan nya ke ichi...

"Siapa chi...???" Tanya ku dengan rasa penasaran...

Lalu laki laki itu pun masuk... anak seusia ku... siapa dia... apa dia temen ku juga...? wajah nya seperti tak asing bagi ku... pikiran dan pertanyaan ini trus membuat kepala ku terasa sakit...

"Awww...." rintih ku kesakitan...

"Win..." mecky "Win..." kevin

Mereka secara bersamaan memanggil ku dengar nada suara cemas... ah kenapa ini... kenapa ada 2 cowok tampan di dekat ku yang sama sekali tak aku ingat... dan apa yang terjadi dengan ku hingga aku harus di rawat di rumah sakit... apa benar yang di katakan papa aku kecelakaan... ahhh kenapa aku gak bisa ingat apapun...

Okeh.. aku anggap ini kecelakaan... tapi kenapa aku tak bisa mengingat teman2 ku.... kenapa aku gak bisa ingat semua orang... dan parah nya kenapa aku tak bisa mengingat 2 malaikat tampan di hadapan ku... apa mereka teman ku atau.....

"Eh gak papa... aku hanya sedikit pusing" kataku berusaha menyakinkan mereka kalau keadaan ku baik baik saja...

kulihat 2 cowok tampan ini sudah di dekat ku saat ini,,, ya mecky di sebelah kiri , dan kevin di sebelah kanan... mereka memasang wajah yang seakan amat cemas...

"Dah gak papa... aku dah gak papa... tadi kepala ku cuman terasa sakit sedikit" sekali lagi aku memastikan kepada mereka kalau sekarang keadaan ku dah baikan...

"Ah kakak bikin kita panik aja..." kata ichi seperti jengkel dengan ku

"Hehehe maaf..."

Aku pun tertawa tanpa merasa bersalah telah membuat semua nya panik... lalu Kulihat 2 malaikat tampan ini sudah tak merasa lega saat melihat ku tertawa..,

"Dah ah,,, jangan gitu lagi..." kata ichi denga wajah cemberut seakan kesal dengan yang aku lakukan tadi..."Oh ya berhubung di sini ada kak kevin,,, kak mecky bisa temeni inchi sebentar gak...?" Tanya ichi yang seakan meminta bantuan...

Entah apa yang ia mau lakukan hingga dia meminta bantuan mecky,,, ya mecky temen ngobrol ku tadi,,, aku tak tau siapa dia karena aku tak mengenal dia sama sekali... tapi saat kami berbicara tadi dia sempat mengatakan, kalau dia adalah teman yang menginginkan lebih dari teman... aku tak mengerti apa yang ia maksud kan dari kalimat itu... ah tapi entah lah... aku tak mau memikirkan nya sekarang,,, yang ku tau berarti dia teman ku,,,

Ah... gara membahas mecky,,, aku sampai lupa dengan malaikat ku yang satu ini... siapa tadi,,,? ichi memanggil nya kak kevin... berarti nama nya kevin ya,,,? siapa lagi dia? Pa temen ku juga?... oh tuhan kenapa aku tak bisa mengingat semua nya... bisakah kau kasih aku sedikit pencerahan ya tuhan... biar aku bisa mengingat semua apa yang sudah terjadi... dan bisa mengingat siapa 2 malaikat ada di dekat ku saat ini... lamunan ku buyar ketika mecky bertanya ke ichi dan menyebutkan nama ku ..

"Emang mau menenun ichi kemana...??? Trus yang jaga win sapa kalo kakak gak disini...???"

"Kerumah kak... ichi tadi lupa bawa buku PR sekolah,, ya rencana nya mau ichi kerjain disini sambil menemani kak Win... soal kak win, kan sekarang ada kak kevin... biar dia yang jaga in kak win bentar,,, kak kevin mau kan...?" Jelas Ichi dengan mulai mengeluarkan senyum termanisnya...

"Hem..." mecky seakan ragu dengan hal itu... hingga dia sampai melihat ku...

" gak papa mecky,,, aku ma kevin ja,,, kamu tolong antar adek ku bentar ya... mungkin papa masih lama kesini... takut ntar keburu sore dan jalanan macet..." jawab ku meyakini nya dia...

Tapi ku lihat mecky memandangi kevin,,, dia seakan tidak senang dengan kehadiran kevin di sini... bisa ku lihat dari raut wajah nya... tapi kenapa,,, apa mereka bermusuhan... ahhhh lagi lagi aku tak mengingat satu pun petunjuk yang bisa membukakan pikiran ku.... hingga beberapa menit mecky memandangi kevin dan setelah itu dia langsung menghampiri ichi dan berkata...

"Ku tinggal dulu ya win..."

"Ya hati hati ya..."

Dan mereka pun berlalu...

Saat ini tinggal aku dan kevin... orang yang disuruh adik ku untuk menjaga ku saat ini,,, KEVIN itulah nama nya,,, hanya itu yang ku tau,,, itu pun dari adik ku yang menyebutkan nama nya tadi...yang sejujur nya aku tak ingat siapa kevin ini... 

Dan setelah beberapa menit kepergian mecky dan ichi, kevin mulai bicara... banyak hal yang ia bicarakan,,, aku pun mulai membuka suara ku,,, ya secara aku tak mau mengacuhkan orang yang sudah menjenguk ku dan sekarang dia berbaik hati untuk menjaga ku dan menemani ku saat ini...

Hihihi kembali ke mecky dulu... Mecky

Ah sial... kenapa dia harus ada di sini... dan kenapa juga aku yang harus pergi memani ichi,,, kenapa tidak dia... kalo saja win tidak meminta ku langsung... huh mungkin dah ku aduh ichi minta di antar ma kevin... inilah pikiran ku sekarang saat mengemudikan mobil ku...

Di perjalanan ku menemani ichi, kami tak banyak bicara, secara saat ini pikirin ku masih di rumah sakit,,, ya seakan tertinggal di rumah sakit... win... win.. dan win.. ini lah isi pikiran ku... apa yang di lakukan kevin dam win saat ini,,, apa kevin lagi... ahhh... aku kembali teringat saat kevin mencium win... hingga aku tak sadar telah memukul kemudi mobil ku... sontak ichi kaget dan melihat ku...

"Maaf chi..."

Ichi hanya diam dan mulai tak mau bicara lagi... apa yang kulakukan,,, ini bisa membuat anak ini menjadi takut kepada ku...

"Sekali lagi maaf chi... tadi kakak hanya..."

Ah bego... kenapa aku sampai seperti ini... kenapa juga aku mau menyebutkan alasan nya... pa ichi gak kan kaget dan marah nanti nya kalau aku sekarang lagi memikirkan kakak nya dan kevin... apa dia gak kan curiga dan menilai ku seakan cemburu atau yang lebih parah dia akan berpikiran kalu aku menyukai kakak nya... aaaaaaaahhhh kenapa... kenapa... kenapa....kevin yang bisa berduaan tanpa ada seorang pun di rumah sakit... ichi masih melihat ku seakan menantikan kelanjutan kejelasan ku rentang hal tadi...

"Eh... maaf ya chi... kakak tadi hanya kesel lupa bawa bingkisan saat jenguk kakak mu tadi..." jawab ku seakan berbohong kepada nya...

"Oh... gak papa juga kali kak... hehehe kakak gak sah kesel gitu nama nya juga lupa..." dia tersenyum kembali... huh selamat-selamat... untung ni anak masih bocah...

Saat suasana aku dan ichi di dalam mobil kembali mebaik, aku hanya fokus mengemudi kembali, tanpa ada bicara apa pun... Hingga kami sampai di tempat tujuan... ya kalian tau lah... rumah win/ichi/ lebih jelas nya rumah orang tua mereka yang mereka tempati sekarang...

Ichi pun bergegas turun dari mobil ku saat mobil telah ku hentikan... dan sekarang yang ku lakukan hanya menunggu dia di mobil... tak beberapa lama,,, mungkin 10 menit an lah... ku lihat ichi keluar dari rumah dan menghampiri ku ke mobil dan secara otomatis kami pun go RS....

Win... 

"Oh jadi kita teman ni... hehehe.. maaf aku gak ingat sama sekali..." jawab ku ketika kevin menjelaskan kalo kami berteman dah cukup lama...

Dah 30 menit an mungkin mecky dan ichi meninggalkan aku dan kevin saat ini di RS... ya selama itu pula aku dan kevin menghabiskan waktu dengan bercerita tentang hal dia dan aku... yang ku tau dari nya banyak... tapi satu hal yang belum belum belum aku mengerti,,, apa benar aku berteman dengan mereka...? mecky dan kevin... secara mereka bagai kan malaikat... ya kevin cakep dan ganteng nya gak ketulungan,,, mecky pun juga begitu... tapi yang membeda kan mereka hanya lah,,, dari sifat dan gaya bicara nya.. mungkin... ya mecky kebanyakan serius nya... tapi kevin beda... beda banget malahan dia lebih asik,,, mungkin sangat sangat sangat asik ... hihihi bukan berarti mecky gak... dia juga asik... tapi beda tipis... ah... pikirin ku dah kemana ini... hihihi gara 2 malaikat ini... huh...

Ku lihat kevin,,, aku perhatikan dia,,, ternyata ni anak emang bener malaikat ya,,, ya tuhan benar kah ini hanya teman ku,,, aku sangat berharap dia akan lebih kalau dia akan lebih dari sekedar teman ku... ah ah ah... sadar win.... sadar dia teman mu,,, tadi dia sudah mengatakan hal itu berkali kali pada mu...

"Ya kan gak papa kalau kita berharap..." aku pun tanpa sadar mengeluarkan kata-kata itu,,, dengan cepat ku tutup mulut ku,, tapi itu terlambat,,, kevin sudah mendengar celoteh ku tadi...

"Berharap apa win...?" Jawab kevin dengan penuh rasa penasaran dengan apa yang ku ucap kan tadi...

"Eh... gak gak... hanya... eh" cepat~cepat aku berpikir dan melihat seisi ruangan ini untuk menjadi alasan... "Hanya berharap kalo kamu bisa ngambilin bubur ku di meja itu..." ku tunjuk bubur itu sebagai alasan.... "soal nya aku dari tadi belum makan..." huh untung aja ada tu bubur...

"Oh..." kevin mulai berdiri dari tempat duduk di sebelah ku dan mengambilkan bubur yang ada di meja di dekat pintu... dan membawakan nya untuk ku... di sini pun aku sempat berpikir kalau dia nanti akan menyuapi ku,,, adeh... sadar win... sadar... dia mau mengambilkan nya aja udah untung dia mau... sekarang mau minta di suapin... jangan mimpi lo win... diri ku yang lain seakan mengatakan hal itu di kepala ku...

Tapi lagi lagi Lamunan ku di sadarkan lagi oleh suara kevin... "Win nih aku suapin..."

Hah,,,, aku kaget bukan main... benar kah ini... benar kah tuhan mengabulkan permintaan ku tadi... Aku pun hanya diam dan membuka mulut saat kevin mulai mengantar kan 1 sendok pertama ke mulut ku... Kalian pasti tau dengan keadaan hati ku saat ini... yups benar sekali... senang nya bukan main... mungkin ibaratkan kalian yang mendapatkan kejutan besar yang saat itu hal yang kalian inginkan menjadi kenyataan...

Okeh balik lagi ke acara makan... hihihi...

Tak berapa lama aku menghabiskan bubur yang di berikan kevin ke mulut ku... ya secara sapa yang tak lahap makan saat seorang malaikat yang kita inginkan untuk menyuapi kita makan hehehe... dan saat sendirian terakhir aku tersedak... otomatis makanan yang sudah di mulut ku keluar dan membuat sendokan terakhir itu mengenai wajah (bisa di bilang pipi lah kalo detail nya) dan di pinggir bibir ku...dengan sigap kevin memberi ku minum.... 

"huh lega..."

Ku lihat kevin,,, dia trus melihat ku... entah kenapa dia melihat ku seperti itu... ada rasa aneh atau apa... ah entahlah... oh iya wajah ku... apa karna bubur tadi... cepat - cepat mu hapus dengan tangan ku... Terutama di dekat bibir ku... tanpa aku duga dia mengeluarkan sapu tangan dari saku nya,,, dan berdiri memegangi wajah ku... ya wajah kami sekarang berhadapan... aku terdiam saat dia mulai membersihkan wajah ku... dan saat aku merasakan sapu tangan itu mulai di bibir ku aku melihat nya... dia pun melihat ku... kami bertatapan... begitu dekat ... dekat... dekat...

Dan buaaaar... Hal itu di hentikan dengan suara yang memanggil ku... ya aku kenal suara itu,,, suara yang tak asing di telinga ku... suara ichi yang memanggil ku

"Kakak ...."

Aku dan kevin pun langsung melihat sumber suara yang memanggil kami... ku lihat ichi yang seakan kaget tapi tidak menunjukan ekspresi kecewa sedikit pun... malah seperti orang yang kegirangan... tapi... di sana ada mecky,,, ku lihat mecky menggenggam kepalan tangan nya dengan wajah yang amat marah... begitu pun dengan orang yang di ada samping nya... ya aku ingat orang ini... tapi... 

Bersambung....

================================
 Ayo reader ku... mana ni,,, da 1000++ yang baca masa gak da yang vote... vote lah biar aku semangat nulis nya... dan biar cerita ini jadi bagus... 

Vote = lanjut... 
================================ 
Salam dari ku... Avid...
Ig : Avidilham
fb : avid...
atau cari dengan email ini dapithendra77@gmail.com

Nantikan kelanjutan nya ya... Siapakah dia,,, ya dia orang yang di sebelah mecky... hahaha ================================

♡Bengkulu____14 nov 2015♡ ♡PUNCHLOVE♡

No comments:

Post a Comment