Saat aku masih merasa kesakitan, orang itu malah memarahi ku,,,
"woy kalau jalan liat liat donk..."
Ku berusaha mengangkat kepala ku untuk melihat siapa yang memarahi ku,,, padahal dalam hati ku ini sudah teramat kesal, dia yang nabrak eh malah dia yang marah... dan saat aku telah melihat nya..... duk... duk... duk... jantung ini berdetak sangat kencang, dan aku menelan air liur ku, melihat orang yang sekarang ada di hadapan ku...
"maaaa... maaaf..." jawab ku gemetar
"Oh elo... lo yang kemaren gak punya telinga kan? Apa sekarang lo juga gak punya mata" bentak nya dengan kesal..
"Maaaaaf vin... aku gak sengaja..." aku mencoba menjelaskan kepada nya...
Kevin pun terdiam untuk sesaat, entah kenapa,,, tapi saat ku lihat wajah nya, dia seakan memikirkan sesuatu,,, hal itu bisa ku lihat dari kening nya yang mengkerut, entah apa itu... hingga dia menarik seragam ku seperti orang yang akan memukul lawan nya...
"Eh lu tau dari mana nama ku? Pa lu mata mata suruhan kak evan buat agawasin aku" tanya nya dengan penuh curiga
" ngak vin,,, aku... aku..."
"Aku apa... ngomong yang jelas donk"
dia langsung mendorong ku hingga aku pun terjatuh,,,
"Aw...."
Itulah kata kata yang keluar dari mulut ku saat aku terjatuh, ya aku kesakitan karna kaki ku,,, kaki ku yang belum terlalu sembuh, tapi sudah membekak lagi karna di dorong kevin, belum lagi badan ku yang terhempas ke lantai, semua terasa sakit...
"Aw... sakiit" rintih ku...
Aku mencoba untuk mengangkat tubuh ini, walaupun rasanya tubuh ini tak mampu lagi tuk berdiri,,, tapi entah sapa atau darimana dia datang, aku merasakan ada seseorang yang berusaha membantu ku saat ini, dia pun merasa cemas dengan keadaan ku...
" win... win... kamu kenapa" ucapnya sambil membantu ku untuk berdiri,,,
Kulihat dia, orang yang membantu ku berdiri... ya dia mecky...
" gak papa ky"
" gak papa gimana" tanyanya cemas...
Saat itu pun kevin menghentikan percakapan kami, dengan suara sindiran nya...
" heh, datang lagi dah pahlawan nya" Dengan nada ejekan.
Mecky yang tadi nya cemas akan keadaan ku, sekarang malah berubah menjadi emosi saat melihat dan mendengar ucapan kevin...
" ooooh, jadi lu yang bikin win kayak gini" balas mecky langsung mendekati kevin...
" kalo iya emang kenapa,,,?" Jawab kevin dengan pasti dengan menatap mecky...
Mecky yang dari tadi kulihat menahan emosi nya, sekarang mulai benar benar marah, hal itu bisa ku lihat dari genggaman tangan nya yang seperti akan memukul orang...
Plaaaak,,, hal itu pun terjadi,,, Ya hal tidak aku ingin kan,,, mereka berkelahi... aku yang tadi nya diam melihat mereka, mulai memberanikan diri untuk menghentikan perkelahian ini... sebelum semua nya bertambah buruk...
" sudah... sudah kalian gak perlu kayak gini"
aku berada di tengah tengah mereka saat ini, mencoba untuk menyudahi perkelahian ini... tapi saat aku mencoba memisahkan mereka, plaak... aku terkena pukulan, ya aku kena pukulan kevin... pukulan yang tepat mendarat di kepala ku,, dan Kepalaku langsung menghantam dinding sekolah, aku merasakan dingin yang teramat sekarang, ya tuhan apa yang akan terjadi pada diriku saat ini... apakah aku akan mati... untuk sesaat aku mendengarkan suara yang memanggil ku...
" win... win..."
Dan aku pun langsung tak sadarkan diri...
Mecky
Saat itu aku sedang berjalan menuju kantin,, eh secara gak sengaja aku melihat win,,, tapi kenapa dia kayak mau di pukul kevin ya,,, da masalah apa win dan kevin,,, ku coba menghampiri mereka,, tapi aku melihat win seketika di dorong kevin, entah apa yang ada di pikirkan ku hingga aku pun merasa cemas terhadap nya,,, cepat cepat ku hampir dia dan bertanya keadaan nya...
" win... win... kamu kenapa" tanya ku sambil membantu nya untuk berdiri...
Dia langsung melihat ku,,, ku lihat dia yang seakan kesakitan...
" gak papa ky" jawab nya
" gak papa gimana" tanya ku cemas...
Saat itupun kevin langsung menghentikan pembicaraan ku dengan win...
" heh, datang lagi dah pahlawan nya" Seperti mengolok ku.
Dan langsung saja ku hampiri kevin untuk minta ke jelasan ke ada an ini...
" ooooh, jadi lu yang bikin win kayak gini" tanya ku dengan penuh emosi dengan kevin.
" kalo iya emang kenapa,,,?" Jawabnya sambil menyantap ku...
Saat itu emosi ku tak terbendung lagi,,, aku langsung memukul kevin,, dan dia membalas ku,, kami berkelahi saat itu juga,,, tak ku sadari bahwa win akan memisahkan kami,,, tapi yang terjadi di luar dugaan ku,,, dia malah kena pukulan dari kevin, sontak langsung kepalanya terbentur ke dinding kelas... Aku mulai cemas melihat kejadian itu,, ku lihat kepala win yang berlumuran darah,,, ku cemas, panik, semua ku rasakan,,, saat tu juga langsung ku gendong win dan membawa nya ke ruangan klinik sekolah,,,
Dalam perjalanan ku lihat darah di kepala nya tak berhenti henti nya keluar,,, ya tuhan selamat kan lah dia... air mata ini seakan tidak bisa ku tahan untuk keluar,,, kenapa... kenapa aku begini??? Kenapa aku teramat sedih melihat keadaan win saat ini...
Kevin
ku luncurkan pukulan terkeras ku... plaaaak...tapi... tapi... kenapa harus dia yang kena... ku lihat kepala nya langsung menghantam dinding, dia pun terjatuh dan tak berdaya dengan kepala nya yang mengeluarkan darah.
Aku pun mulai cemas, cemas melihat nya, aku tak berani menghampiri nya,,, kulihat mecky berusaha untuk menyadarkan nya, ingin rasa nya ku gendong dia langsung. Membawa nya ke klinik sekolah,,, tapi kaki ini tak mampu ku gerakan saat melihat keadaan dia...
Ku lihat mecky langsung menggendong anak itu,,, saat itu juga benda itu jatuh dari tangan nya,,, ku ambil benda itu dengan penuh penasaran, alangkah terkejutnya saat aku melihat benda itu, ya benda yang ku cari cari,,, dompet ku,,, aku menyesal sangat menyesal,,, ternyata orang yang ku tuduh jahat, hati nya teramat baik kepada ku,,, hingga dia rela dan berani mencari ku hanya untuk mengembalikan benda ini,,, ya dompet ku, dompet yang menjadi hadiah terakhir pemberian ayah ku,,, mungkin jika orang lain dompet ini sudah di buang dan di kuras isi nya,, tapi ini, dompet ini ku lihat utuh, utuh seutuh nya,,, tak tau kenapa hati ku sakit,, sakit melihat dompet ini, sakit melihat orang yang begitu baik ku sakiti... akupun merasa bersalah,, ku gerakan kaki ini untuk menyusul mecky...
" ya aku harus bertanggung jawab dan meminta maaf " gumam ku...
Klinik sekolah "Mecky"
" buk tolong teman ku buk" kata ku cemas kepada ibu penjaga klinik sambil menggendong win...
"Ada apa ini,,, ya ampunnn, cepat cepat bawa ke mobil, ini tidak bisa di tangani di sini, kita bawa kerumah sakit" jawab ibu dengan cemas melihat win
Aku dan ibu pun bergegas ke mobil, dan langsung menuju ketika sakit terdekat,,, ntah apa yang ku ada di benak ku sekarang,, aku kacau ,,, kacau melihat keadaan orang yang aku sukai begini, sedih, sedih melihat keadaan nya sekarang, cemas, teramat cemas akan keadaan nya...
Tak berapa lama kami tiba di rumah sakit, win langsung dapat pertolongan dari dokter...
Ya aku dan ibu hanya bisa menunggu dokter keluar dari ruang...
Kevin
Aku tiba di klinik, didapati mereka tidak ada, yang ada hanyalah ceceran darah di lantai,,, ku ikuti darah itu hingga menuju tempat parkir mobil,,, aku pun mulai gelisah, pasti dia di bawa kerumah sakit, dengan cepat ku ambil motor ku dan langsung menuju rumah sakit terdekat...
Di rumah sakit "kevin"
Aku tiba di rumah sakit, cepat cepat ku parkirkan motor ku dan bergegas masuk, saat itu langsung ku tanya OP rumah sakit ini...
" mbak maaf, tadi ada pasien yang makai seragam kayak aku gak di sini,,, yang kepala nya bercucuran darah" tanya ku seadanya
"Oh iya dek, kamu langsung masuk ja di kesana lalu belok kiri, pasien masih di tangani dokter" jawab OP rumah sakit sambil menunjukan tempat nya...
" terima kasih mbak"
Aku langsung bergegas masuk dan mencari mecky, pasti dia disini... Akhir nya ku dapati mecky yang mondar mandir di depan pintu kamar pasien... ku tau dia sangat cemas, bisa ku lihat dari gelagat nya sekarang... Dan aku juga melihat ada ibu klinik sekolah di sana, akupun langsung menghampiri mereka,,,,
" eh mau ngapain lu ke sini, masih belum puas lo nyakitin win" tanya mecky dengan penuh amarah...
Aku hanya bisa dia tanpa bisa mengeluarkan satu patah kata pun,,, Ku lihat dia mulai menghampiri ku,, Aku pasrah dan rela jika dia akan memukul ku... karna ini memang mutlak salah ku..
Saat dia melangkah mendekati ku, kaki nya terhenti dengan suara pintu pasien yang terbuka,,, Ya dokter keluar dari pintu itu...
" maaf buk, disini ada kah keluarga atau sodara nya pasien" tanya dokter dengan wajah cemas...
BERSAMBUNG
Penasaran kah??? Apa yang terjadi dengan win hingga dokter menanyakan keluarga nya?
Nantikan kelanjutan nya di edition selanjutnya nya bye...
Salam penulis : Avid
Follow wattpad @AvidChan
Mohon komentar dan saran nya, jika lau kurang bagus nanti akan ku perbaiki lagi dengan per si berbeda di edition selanjutnya...
No comments:
Post a Comment