Friday, 27 November 2015

PUNCH LOVE: Chapter 9

Mecky

Saat di perjalanan ke sekolah, sebuah mobil menghadang ku,,,kulihat ada seseorang yang turun dari mobil itu,,, ya seorang cewek seusia ku...dia menyapa ku....

"Hei kamu mecky kan..?"

"Eh... iya... kamu sapa ya...?"

"Hehehe... da gak kenal lagi ya...?"

Ku mulai menggaruk kepala ku seperti orang bego yang di tanya in,,, sapa ya dia,,, pa dia salah satu fans ku... ah gak mungkin,,, kalo fans ku dia da langsung menghampiri dan minta photo bareng dengan ku... Aku kebingungan, tidak ingat siapa cewe ini... penasaran,,, penasaran karna dia mengenali ku... di lihat dari bicara nya pun dia mungkin sangat mengenali ku... huh sapa diaaaaa... haduh...

"Hehehe maaf aku lupa, kamu sapa ya...?"

Dia senyum dan menghampiri ku... Seperti nya dia tidak kecewa dengan jawaban ku yang bodoh tadi...

"Sekarang gimana,,, dah kenal.." mendekat kan wajah nya ke wajah ku

"Walaupun kamu sedekat ini, aku tetep aja belum ingat hehehe..."

"Ya dah,,,"

Kulihat tangan nya nya mulai melepaskan kaca mata hitam yang ada di wajah nya,,,

"Sekarang...? Ingat...?"

"Eh... sapa ya,,,?"

Aku mencoba mengingat... aku kenal mata ini... mata yang hanya di miliki 1 orang,,, ya mata yang begitu indah... ah indah... ya indah... apa dia indah... Apa mungkin... aku begitu penasaran... dari pada ku penasaran aku langsung menanyakan siapa dia...

"Apa kamu indah...?" Tanya ku penasaran

"Hehehe... menurut mu...?"

Aku pun mulai yakin dengan jawaban nya,,, ia dia indah,, hanya indah yang memiliki mata seindah ini... tapi ngapain dia di sini bukan nya dia sekolah di singapore..? Apa dia da libur? Hahaha entahlah hal itu nanti akan ku pikirkan,,, yang pasti aku da yakin dia indah sepupu kesayangan ku...

" ah lu... lu indah..." ku jitak kecil kepala nya...

" aw kakak kok malah mukul indah..."

"Tu balasan buat manggil kakak dengan sebutan mecky doang,,, dan balasan juga tuk bikin kakak penasaran" aku ketawa kecil...

" hehehe... oh ya kok kakak jalan kaki,,, emang mana mobil kakak...?"

"Oh... kakak tadi habis dari rumah sakit..."

"Hah..." seakan kaget... dan mengecek hampir, hampir ya bukan semua,,, hehehe seluruh badan ku...

" napa kok kaget gitu"

"Ya iya lah,,, sapa yang sakit kak...? Bukan kakak kan,,,?"

"Bukan sayang.... tu tadi temen..."

"Oh... hihihi... aku kira kakak tadi yang sakit... oh ya sekarang kakak mau kemana...?"

" mau ke sekolah..."

" oh ya dah yuk indah anter.."

Aku belum menyetujui ajakan nya, tapi tangan ku sudah di tarik indah menuju mobil nya... seperti biasa ni anak emang gak pernah mau tau aku setuju atau gak,,, dia langsung main tarik aja... aku dan indah pun langsung masuk mobil dan pergi ke sekolah ku...

Kevin

Saat ini aku dah di dalam ruang kepsek,,, tapi kenapa aku jadi gugup gini,,, da 100x lebih aku masuk ruangan ini, aku tak pernah merasakan takut,,, tapi kenapa saat ini aku merasakan takut,, ya takut teramat sangat takut... ku lihat seperti biasa wajah kepsek yang mulai menampakan wajah yang sangar pertanda marah... ku hampiri dia yang lagi duduk di kursi nya...

"Sekarang duduk..." perintah nya...

Aku pun menuruti nya... biasa nya aku malah menjawab dan malah melawan apa yang di perintahkan nya,,, seperti sekarang di suruh duduk aku berdiri, gak di suruh duduk, aku malah duduk duluan... hihihi... tapi entah kenapa sekarang aku sangat menuruti orang yang ada di depan ku saat ini... aku mulai duduk dan mulai siap dengan segala konsekuensi yang akan ia berikan kepada ku...

" kevin kamu tau kenapa kamu ada di sini kan...?" Tanya nya menahan emosi...

" iya pak..."

"Seperti biasa mungkin da 100x lebih kamu masuk ruangan ini... pa kamu gak bosen vin bikin ulah... pa mau bikin bapak pusing trus... kapan kamu bisa berubah..?"

Aku hanya diam mendengarkan nya...

"Eh vin asal kamu tau, bapak gak megeluarkan kamu dari dulu tu karna bapak menghormati jasa bapak mu... dah banyak beliau membantu bapak dan sekolah ini vin,kalo gak mandang itu... mungkin dah lama kamu bapak keluarkan.." bentak nya...

Sekali lagi aku hanya bisa menunduk diam,,, tanpa perlawanan sedikit pun... yang ku lakukan hanya diam dan diam... ada apa dengan ku,,, kenapa ,,, kenapa,,, kemana kevin yang dulu...

"Vin... liat mata bapak..."

Aku pun melihat mata pak kepsek...

"Untuk saat ini bapak tidak bisa menyelamatkan kamu lagi,,,kalau pihak keluarga dan para guru menginginkan kamu tuk keluar, bapak tidak bisa membantu mu lagi..."

Aku hanya diam terpaku menatap pak kepsek... apa aku akan keluar,,,? Aku menghela napas... huh ya mungkin ini emang pantas untuk anak nakal seperti ku,,, aku memang pantas di keluarkan dari sekolah ini,,, aku menyadari kalo kesalahan ini sudah teramat fatal..

"Baik lah pak, jika kalian sudah memutuskan aku untuk keluar nanti, aku akan keluar..."

Hanya itu yang terucap dari mulut ku,,, ku pun langsung berdiri dan langsung keluar dari ruangan itu... Tanpa pamit tanpa respon apa pun... mungkin kalian akan mengira aku tak sopan, tapi hal itu memang benar ada nya... tapi yang tidak ku pahami saat ini hanya lah kenapa aku menjadi seseorang yang berbeda dari sebelum nya,,, kenapa... hal ini muncul trus di kepala ku...

aku trus berjalan,,, ya berjalan di lorong sekolah ini tanpa menghiraukan orang sekitar ku... di saat seperti ini kenapa wajah anak itu malah muncul di pikiran ku... kenapa... ada apa lagi ini... Aku seakan dihujani pertanyaan...

Ku ingat saat aku memarahi nya,,, kulihat wajah polos nya,,, kulihat tingkah nya,,, ku lihat senyum nya,,, wajah nya yang cemas,,, ah ah apa ini kenapa aku bisa memikirkan dia,,, hingga aku pun tak sadar saat ini aku sudah berjalan sampai ke parkiran dan dekat dengan gerbang sekolah... Lamunan ku terhenti karna aku melihat sosok yang aku kenal keluar dari mobil... ya seperti mobil yang ku kenal...kalian tau betapa kesal.nya aku melihat orang yang turun dari mobil itu... ya dia mecky... aku kesal bukan karna dia masuk sekolah lagi,,, tapi sapa wanita itu,,, bisa bisa nya dia bersenang2 dengan wanita lain saat teman yang seakan nyawa nya tadi sekarat...

Kenapa... ah kenapa dengan ku,,, kenapa aku harus memikirkan kan itu... aku mulai menenangkan diri,,, berpikir postif kalau itu bukan sapa2 nya mecky... tapi... itu semua tak berhasil saat aku melihat wanita itu mencium pipi mecky... Aku menjadi benar~benar marah... ada apa dengan mereka... apa mecky tadi hanya pura~pura baik sama anak itu (win)...

"Ehhh,,, ini harus di selesaikan,,, kenapa dia begitu mudah bersandiwara di depan ku...." menggenggam tinju...

Saat mecky memasuki pintu gerbang aku mulai menghampiri nya...

"Eh.. lo ternyata bermuka 2 ya... heh" tanya ku sinis

"Dah aku gak mau ribut... minggir aku mau lewat..."

Mecky pun melewati ku... tapi aku tak tinggal diam sampai disitu... ku tarik pakaian sekolah mecky...

"Eh sapa yang nyuruh lo lewat manusia bertopeng..." saat ini kami berhadapan...

" lo ngomong apaan???" Tanya nya seakan ingin menantang...

"Manusia bertopeng, kenapa...? Emang kenyataan kan.." ku hampir dia...

"Lo banyak omong ya... plaaak..."dia memukul ku...

Aku tak tinggal diam,,, langsung ku balas pukulan mecky,,, kami berkelahi saat itu juga... hingga semua orang berkumpul melihat kami... ya sudah pasti semua akan melihat kami karna ini jam istirahat... semua menghelu helu kan suara mereka ibarat kami adalah petinju proposional...

"Ayo kevin hajar dia..." suara murid yang menonton...

"Mecky pecahkan kepala nya..." suara murid

Aku dan mecky trus saling pukul, tidak ada yang tidak mengeluarkan darah dari keduanya saat ini... semua nya berlumuran darah... hingga kurasakan ada seseorang yang memisahkan kami...

"Hey... hey... ada apa ini... apa yang terjadi disini,,,"

Aku dan mecky terpisah seperti di pisahkan wasit...

"Kalian juga,,,, semua bubar.... kamu kevin... mecky ikut bapak... kalian berdua ikut bapak ke ruang kepala sekolah..."

Huh... sekali lagi... masuk ruangan yang sama... itulah aku,,, kalian bisa menilai ku saat ini,,, berulang~ulang kali masuk ruangan kepsek... Aku dan mecky pun mengikuti guru yang sudah memisahkan aku dan mecky tadi...

Suasana di RS

Di ruangan operasi saat ini,, ada seorang pasien yang sedang menghadapi maut nya,, ya itu adalah win... win yang masih berjuang untuk hidup nya... terlihat di luar ruangan 2 orang yang nampak gelisah seakan akan kehilangan seseorang dalam hidup nya... itulah papa dan adik win... sungguh tak tega melihat nya,,, tapi susana pun kembali tegang setelah 2 jam lama nya dokter pun keluar dari ruangan operasi...

Papa win menghampiri dokter...

"Bagaimana keadaan anak saya dok..?"

Ketika dokter mau menjawab tapi aku bikin bersambung buahahaha...

Bersambung

Bagaiman keadaan win? Selamat atau tidak? Apakah yang akan terjadi pada kevin dan mecky? Nantikan edition selanjutnya..

Maaf belakangan ini lagi banyak urusan, jadi agak lama update nya... oh ya untuk edition selanjutnya nya,,, saat ini akan aku jadwal kan setiap hari sabtu dan minggu akan update biar reader gak baper dan pasti nunggu nya... Dan mohon maaf jika ada kesalahan penulisan, karna aku hanya manusia biasa...

Salam penulis : Avid
Follow wattpad me AvidChan

No comments:

Post a Comment