Suasana di RS
"Bagaimana keadaan anak saya dok...?" Tanya papa win dengan penuh cemas...
"Syukurlah operasi nya lancar pak... berkat doa bapak dan adik, anak bapak bisa selamat,,, tapi...!!!" Dokter itu menggantungkan kata2 nya
"Tapi kenapa dok...???"
"Begini pak, mungkin karna benturan yang cukup keras dan darah yang cukup bayak menggumpal di otak nya, anak bapak akan mederita lupa ingatan ringan, jadi bapak harus bersabar" ucap dokter dengan penuh prihatin ...
" apa dia masih bisa sembuh dok...?"
"Bisa kok pak,,, asal bapak bersabar... dan usahakan untuk setelah dia sadar, bapak jangan terlalu memaksakan dia untuk ingat kejadian ini,,, biarkan dia mengingat secara perlahan..."
"Ya dok aku tidak akan memaksa kan dia, aku kan bersabar merawat nya..."
"Baiklah pak, saya permisi dulu"
"Ya makasih ya dok"
Dokter pun berlalu meninggalkan mereka...
Kevin
Huh,,, belum berapa menit aku keluar dari ruangan ini, sekarang aku kan memasuki nya lagi,,, ini lah akhir nya,,, mungkin keputusan akhir akan di lontarkan pada ku hari ini juga... ya sudahlah, aku kan menerima semua keputusan yang akan di berikannya pak kepsek kepada ku,,,
Saat ini aku telah tiba di depan pintu ruangan yang telah membuat ku tak berkutik tadi,,, ku lihat mecky membersihkan darah di wajah nya,,, dia Seakan kesakitan... heh... Tak berapa lama bapak yang memisahkan perkelahian kami tadi langsung meminta izin untuk masuk...
Took... took... took... " permisi pak, saya pak anwar"
"Oh ya,,, langsung masuk pak..."
Setelah mendapat izin dari kepsek pak anwar pun langsung masuk,,, aku tak tau apa yang mereka bicara kan, tapi yang ku tau saat itu terdengar keras bahwa pak kepsek seakan berteriak...
"Apa suruh mereka masuk sekarang"
Ku lihat pak anwar membuka kan pintu dan memberi isyarat untuk kami masuk...
Aku pun langsung menuruti nya, begitupun mickey yang membuntuti ku dari belakang...
"Ini mereka pak,,, saya permisi dulu.."
"Hem"
Terlihat ekspresi pak kepsek yang sangat tidak bisa kalian bayang kan saat ini,,, mungkin ini asing dan menakutkan bagi mecky,,, tapi bagi ku ini sudah biasa,,, tapi entah kenapa aku juga merasakan ketakutan yang sama dengan mecky melihat ekspresi pak kepsek seperti itu.,,, padahal aku sudah puluhan atau ratusan kali melihat ekspresi yang sama...
"Duduk kalian.." perintah pak kepsek tegas
"Iiiiiiia pak..." suara mecky yang gemetar... dan langsung menuruti perintah pak kepsek...
Aku pun juga menuruti nya,, saat ini hal yang sama aku rasakan dengan mecky, ya rasa takut,... wajar kalo mecky takut,ini kali pertama nya dia masuk ruangan ini dalam keadaan yang seburuk ini, tapi aku,,, da ratusan kali dengan rasa tak da takut nya sekarang kok malah gini... huh...
"Kevin... apa kamu tak sadar,,, kamu baru ja bapak nasehati,, apa kamu gak bisa gak buat masalah disini?" Tanya pak kepsek marah...
Aku terdiam... aku bingung kenapa aku bisa begini,,, ada apa ini,,, mana kevin yang dulu,,, mana,,, mana,,, ucap ku dalam hati... aku dan mecky hanya bisa terdiam tertunduk sekarang tanpa ada perlawanan atau jawaban apa pun,,,
"Kalian adalah orang yang paling tenar di sekolah ini, tapi kenapa kelakuan kalian gak sebaik ketenaran kalian,,???"
Pak kepsek trus menghujani kami dengan kemarahan nya,,, hingga...
"Okey,,, jika kalian hanya diam saat ini,,, baiklah sudah bapak putuskan..."
Ini lah saat nya saat aku akan di tendang dari sekolah ini,,, hem...
"Kalian bedua bapak skor selama 1 minggu"
Hah skor,,, aku masih bersyukur... ternyata cuman di skor 1 minggu... tapi ku lihat mecky,,, dia terlihat cemas,,, kenapa dengan dia,,
"Pak tolong jangan skor saya selama 1 minggu" mecky memohon..
"Tidak tidak... kalian tidak bisa merubah keputusan yang bapak buat,,, mulai besok kalian bapak skor"
"Pak saya mohon..." mecky trus memohon...
"Baiklah itu pintu keluar kalian keluar sekarang" ucap kepsek Kesal...
Aku berdiri dan langsung keluar,,, begitu pun mecky... kulihat mecky, terlihat saat ini dia seakan shock... huh,,, aku merasa bersalah juga dengan nya,,, ahhhhhh kenapa aku jadi baik begini,,, kenapa aku harus peduli padanya,,, mending aku ke kelas segera mengambil tas ku dan pulang... Ku tinggalkan mecky yang terdiam di depan pintu kepsek..
Mecky
Aku shock,,, kenapa harus begini,,, aku di skor,, 1 minggu,,, apa yang harus ku jelaskan pada orang tua ku,,, huh... ku langkah kan kaki ku menuju kelas ku,,, aku sadar saat ini kevin sudah tak ada lagi di sini,,, tak tau lah dia kemana,,, ahhhh peduli apa aku ma dia,,, dia yang membuat aku jadi begini,,, dia yang menyeret aku sampai aku di hukum seperti ini,, ya dia... dia,,, sadar mecky,, dia musuh mu bukan teman mu,,, human ku sepanjang perjalanan... Huh... Sampai di kelas ku ambil tas ku dan langsung pulang...
Di perjalanan aku kaget,,, ya kaget melihat motor di depan ku,,, ya itu kevin... awas kau,,, ku hajar kau... tapi kenapa dia lewat jalan ini,, bukan nya jalan ini bukan menuju kerumah nya,,, apa yang dia lakukan... aku pun mengurungkan niat ku turun untuk menghajar kevin,,, ya,,, akan ku ikuti dia,,, awas kau bajingan...
Ku terus mengikuti kevin,,, hingga kami tiba di tempat yang tak asing bagi ku,,, ya ini rumah sakit tempat win di rawat kan... kenapa dia kesini,,..? Ahhh dari pada ku menduga2 gak jelas mending ku ikuti trus dia untuk memastikan apa yang akan dia lakukan...
Ku ikuti trus kevin hingga dia memasuki rumah sakit, aku segera memarkirkan mobil dan langsung turun... ku lihat kevin seakan menanyakan sesuatu dari OP...
"Siapa yang akan di kunjungi kevin,,, apa dia mau liat win lagi,,,???" Pikir ku penuh tanda tanya...
"tapi siapa yang sakit kalo bukan win yang dia besuk...???" pertanyaan demi pertanyaan ada di otak ku,,, aku trus membuntuti kevin untuk mencari tau apa yang dia lakukan di rumah sakit ini,, hingga dia pun pergi masuk kedalam,,, dan tiba di salah satu pintu kamar pasien,, kulihat dia mengintip dari kaca pintu tersebut dan langsung masuk...
Kevin
Aku yang tadi berencana pulang entah kenapa hati ku tidak mengizinkan nya,,, malah saat ini di pikiran ku muncul anak itu,,, ah kenapa ini,,, aku pun tak mampu melawan hati ini,,, pikiran ku trus di penuhi oleh wajah anak itu...
"Ahh...sial kenapa anak itu trus muncul si kepala ku,.. apa aku harus melihat nya??? Ya mungkin aku harus melihat nya???"
langsung ku belokan motorku dan meluncur ke rumah sakit,,, tak berapa lama aku pun sudah sampai,,, ku pakirkan motor ku dan langsung masuk... tapi aku bingung dia ada di mana,, ya secara mungkin saat ini dia sudah di pindah kan ke kamar perawatan...
Hem gimana aku bisa liat dia ya,, pa harus ku tanya dengan OP rumah sakit ini,,,??? Ku berpikir sejenak, dan entah kenapa hati dan pikiran ku seakan membimbing ku untuk menemui nya,,, hingga aku memberanikan diri untuk menanyakan ke OP rumah sakit ini...
"Maaf bak,,, saya boleh nanya..?"
"Ya dek ada yang bisa saya bantu" jawab op rs dengan senyuman..
"Eh... tadi ada anak seusia ku yang di rawat di sini mbak,,, dia akan di operasi di mana ruangan nya mbak ya..." tanya ku gugup..
"Oh pasien yang dari sekolah siang tadi ya mas,,, saat ini sudah selesai di operasi,,, adek tinggal lurus nanti belok kanan kamar no 2 di sana" sambil menunjukan arah nya...
"Terima kasih mbak ya..." Aku langsung meluncur ke ruangan itu,,,
saat ku tiba di depan pintu, aku langsung mengintip dari kaca yang ada di pintu,,, ku lihat dia terbaring lemah... ya anak imut yang tak sengaja ku pukul di sekolah tadi terbaring lemah saat ini... aku pun merasa bersalah karna telah melakukan hal ini pada nya... ingin rasa nya aku masuk dan melihat nya lebih dekat...hingga lamunan ku buyar saat seseorang menyapa ku...
"Maaf kamu sapa ya...?"
Bersambung....
Salam dari ku... avid...
No comments:
Post a Comment