Monday, 30 November 2015

PUNCH LOVE: Chapter 11

Aku pun terkejut saat melihat orang yang ada di depan ku saat ini... ya dia orang tua yang ku lihat siang tadi... orang yang mencemaskan keadaan anak imut itu,,, mungkin dia papa win...

"Eh... saya temen sekolah nya win om..." jawab ku gugup...

Aku teman nya win,,, hahaha bisa bisa nya aku bilang begitu,,, huh... mungkin situasi saat yang harus membuat aku bicara seperti itu...

"Ohhh... om kirain sapa... kenapa gak masuk..? Mau besuk win kan...?" Tanya nya dengan senyum...

"Eh.... ini baru mau masuk om..." Aku semakin terjebak dengan situasi ini...

"Ya dah... oh ya oom bisa minta tolong sekalian berarti...!"

"Eh... bisa bisa kok om..." sambil garuk kepala, belum tau minta tolong apa,,, aku dah mengiyakan saja,,, huh...

"Om mau nitip jagain win sebentar, soal nya om mau kerumah mengambil pakaian dan mandi... kamu bisa kan jaga win sebentar...?"

"Oh... bisa kok om,,," huh aku kira mau ngapain,,,

Setelah mendengar persetujuan dari ku, papa win pun pergi... aku hanya bisa tertunduk dan berpikir,,, kok dia bisa percaya langsung ya sama aku??? Kalo aku niat jahat gimana,, adeh ini orang tua,gak hati-hati terhadap anak nya,,,

Aku pun beranjak masuk, saat ku buka pintu ku lihat ada seorang gadis yang duduk di kursi dalam kamar ini,,, ku lihat dia,,,

"Cantik juga ni cewek " ucap ku dalam hati

Langsung ku dekati dia dan menyapa nya,,,

"Hey..."

Dia kaget dan langsung menyembunyikan buku nya...

"Maaf... dah buat kamu kaget..hihihi"

"Eh.. gak papa..."

Aku diam sejenak melihat nya...

"Em kakak mau nengok kak win ya...?" Tanya nya dengan senyum membuka pembicaraan...

"Hehehe ya dek..." sambil garuk kepala

"Hem kebetulan donk kalau kayak gitu..." dia cengar cengir...

Aku hanya menatap nya dengan penuh tanda tanya (????)...

" kebetulan napa dek...?" Tanya ku penasaran...

"Hehehe... ichi laper kak... kakak tolong jagain kak win ya,,, soal nya ichi mau beli makanan di mini market didekat sini..."

"Oh..., kalau gitu biar kakak aja yang beli makanan,,,"

"Gak ah kak,,, biar ichi ja, sekalian ichi mau ada yang di beli,,, keperluan wanita hehehe..."

"Oh..."

Kulihat dia memasukan buku yang tadi ia sembunyikan Ke dalam tas... tak berapa lama ia pun pamit keluar...

" ichi titip kak win bentar ya kak... awas jangan di apa apa in hihihi..." ia ketawa dan pergi

Aku garuk kepala mendengar ucapan nya yang terakhir... ah entahlah,,, lagian aku juga gak bakal ngapain2 ni anak... tapi kenapa mereka begitu ceroboh ya,,, tadi bapak nya, sekarang adik nya,,, mereka ceroboh amat ninggalin keluarga yang lagi sakit sama orang lain... pa lagi aku kan orang yang belum mereka kenal...

Dah dah vin,,, gak usah lu pikirin... mending lu liat anak yang lu tonjok tadi ( ucap ku dalam hati...)

Aku pun menghampiri anak itu,,, ya anak yang terbaring lemah saat ini... ku ambil kursi dan mendekat ke bagian kepala nya...

Saat itu ku lihat wajah nya... aku tak sadar kalau aku dah sangat memperhatikan wajah ini,,, ya wajah nya win,,, wajah si imut yang mengemas kan,,, si manis seakan akan ku makan saat ini,,, tapi entah kenapa perasaan menyesal menghampiri ku,,, ya aku menyesal,,, menyesal telah membuat anak ini menjadi seperti ini... menyesal telah memperlakukan anak ini seperti musuh,,, kenapa,,, kenapa baru sekarang ku sadari,,,

"Kenapa... kenapa..." aku bicara tak karuan,,,

Ku lihat kembali wajah imut anak itu... ku lihat dan semakin ku lihat... betapa polos nya wajah ini,,,betapa imut nya wajah ini... ku beranikan diriku untuk menyentuh wajah nya... Ku lihat lagi... lagi... dan lagi... Hingga aku tak sadar sudah sangat dekat dengan wajah imut ini,,,dan booooooom... akupun mencium bibir nya...

(Pending dulu,,, hihihi kembali ke mecky...)

Mecky

Aku yang dari tadi mengikuti kevin penasaran, sekarang menjadi kesal dan sangat marah... ya sangat kesal dan sangat marah kepadanya... kenapa tidak,,, saat aku melihat dari kaca pintu kamar win di rawat, aku melihat kevin mencium win...

Aku sangat jengkel,,, ingin aku masuk dan memukul kevin,,, tapi... keadaan sekarang yang tidak memungkinkan kan,,, aku tak mau membuat keributan di rumah sakit,,,, sudah cukup... cukup win telah menanggung hal ini... aku tak mau menambah masalah lagi untuk nya...

Ku gerak kan diri ini menjauh dari mereka,,, meskipun hati ini terasa sakit tuk pergi,,, tapi ini akan lebih baik dari pada membuat keributan di sini....

Kevin

Tak tau apa yang ku lakukan,,, tapi aku merasa bahagia,,, ya aku bahagia bisa sedekat ini dengan nya,,, bahkan bisa mencium nya, meskipun ini di luar kesadaran nya...

Aku kembali duduk sembari memandangi nya,,, yang ku lakukan hanya memandangi nya,,, memandangi,,, memandangi wajah imut ini... hingga suara pintu terbuka menyadarkan ku...

" hehehe maaf ya kak kalo ichi lama..."

Aku pun berdiri dan menghampiri nya...

"Gak papa..."

"Kakak ku gak di apa apa in kan...?" Tanya nya nakal...

Entah apa yang di pikirkan anak ini,,, tapi dia menanyakan hal aneh itu kepada ku...

"Gak lah... tu masih utuh..."

"Hihihi canda aja kak,,, ni aku beli in kakak roti,,, kakak pasti lapar,,, terlihat dari wajah dan seragam nya... yang pasti belum pulang kerumah" dia memberikan sebuah roti dengan bicara nya tang puuuuanjang lebar....

"Hihihi... gak usah... simpan aja untuk mu nanti,,, kakak da mau pamit mau pulang..." kata ku

"Oh... ya dah... makasih ya kak..."

"Ya...oh ya,, nanti bilang sama papa mu kakak pulang duluan ya..."

"Okeh kak" ngasih jempol

Aku pun keluar dari kamar itu,,, dan lansung pulang...

Dalam perjalanan pulang,,, aku trus memikirkan anak itu... win... win... dan win... hanya dia yang ada di otak ku saat ini... apa ini,, apa kah aku sudah jatuh hati pada nya... kenapa aku bisa mencium nya tadi... hati ini trus menyuruh otak ku untuk menjawab semua pertanyaan nya...

"Eaaaaaaaaaahhhhhh" aku berteriak...

"Apa mungkin.....???" Aku trus bicara sendiri di perjalanan...hingga akupun tiba di pagar rumah ku... aku pun turun dan membuka pagar itu...lalu ku masukan motor ku...

Kalian pasti bertanya2 kenapa aku yang harus membuka kan pagar rumah... secara aku anak orang kaya yang memiliki perusahaan di 3 negara maju... tapi masih buka pintu sendiri... hihihi ni ku jelaskan...

1. Ini rumah khusus untuk ku,,, ya secara hanya aku penghuni nya kalo malam,,, siang ada pembantu..

2. Kenapa aku yang buka pagar... tu katana satpam ku lagi sakit... jadi gak masuk...

Hihihi ya hanya itu penjelasan nya... okeh kembali lagi...

Setelah motor ku masukan ke garasi... aku kembali lagi ke pagar rumah,,, dengan tujuan mau menutup nya... saat aku berbalik...

Plaaaaak... tamparan keras melekat di pipi ku...

"Kemana saja kamu..." dengan wajah yang begitu marah...

Bersambung...

hehehe.... Ciuman apakah yang di berikan kevin ke win??? Apakah ini awal kisah mereka..??? Dan Siapakah yang menampar kevin???

Tunggu kelanjutan nya di edition 12... selamat baper lagi....

Hahahaha Salam dari ku avid... Yang mau gabung grub bbm ku,,, invit pin 56cb6828...

No comments:

Post a Comment