Monday, 14 March 2016

"Walau Tak Mudah" by Galih Ramdhani [Short Story]



Walau Tak Mudah
By : Galih Ramdani Prasetia

Sesungguhnya aku tak rela kau pergi, tinggalkanku sendiri. Tanpamu aku hanya sebutir debu, tanpamu aku bagai orang tanpa rasa. Tapi kehendak berkata lain. . Kau pergi, aku harus melupakanmu. . Walau tak mudah. .

-18 Agustus 2013-

"Cinta Erlando" by CAY CUY [Short Story]



Cinta Erlando
By. CAY CUY

Siang itu Dion pulang dari Kampus lebih awal karena ada tugas kuliah yang lupa di bawanya, rencananya setelah makan siang dia akan kembali ke Kampus.

Tiba di Rumah keadaan Rumah tampak sepi, Dion pikir Lando sang Kakak sedang di Kantor, dia pun segera masuk menuju kamarnya, namun saat ia melewati kamar Lando, Dion seperti mendengar suara orang berbicara di dalam, dan Dion kenal itu suara Lando, Dion heran kenapa Lando ada di Rumah, apakah dia pulang cepat karena terjadi sesuatu, mungkin saja Lando sakit, Dion menjadi khawatir ia segera berniat mengetuk pintu untuk segera menemui Lando dan bertanya pada Lando kenapa sudah pulang dari Kantor, Dion harus memastikan kalau Lando baik-baik saja.

"Dark Shadow" by Darren Shan [Short Story]



Dark Shadow
By. Darren Shan


“Kemarin siapa??!”

“Dia temen aku,namanya Fikri.” 

“Temen???Kenapa sampe dianter pulang segala??ayo ngaku dia siapa kamu??” pemuda bertubuh jangkung ini berdiri dihadapanku,menatapku seakan-akan aku adalah buruannya. Sesekali ia menggebrak meja makan saat nada bicaranya mulai meninggi.

Sunday, 13 March 2016

MSM by Robynokio - Part End - [Part Story]



My Sweetness Mistake Part End
By. Robynokio

Butuh lebih dari 10 menit buat gue agar bisa nenangin pikiran setelah baca surat dari Ikhsan tadi. Biarpun sekarang dia udah mapan dengan segala fasilitas-fasilitas yang ia dapat, tapi semua sifat tololnya itu bisa dibilang menjadi salah satu daya tarik para Uke untuk menjauhi dia. 

Ya, menjauhi.. Bukan mendekati.

.

====

MSM by Robynokio - Part 09 - [Part Story]



My Sweetness Mistake Part 9
By. Robynokio

“Eh..”

Mendengar statement yang dilontarkan Bimbim tadi, tampaknya cukup membuat gue membisu untuk beberapa saat. Disatu sisi gue merasa bersalah gara-gara udah ngebuat Bimbim sampe sebenci ini sama gue. Dan disisi lain, gue jadi galau ntar itu bon alfamart siapa yang bakal bayar wong Bimbim enggak makan es krimnya sama sekali..

Gue cuma bisa elus-elus dompet disaku belakang yang makin hari tipisnya udah makin mirip sama kopeah buat sholat.

===

MSM by Robynokio - Part 08 - [Part Story]



My Sweetness Mistake Part 8
By. Robynokio

Gue masih inget.. malam itu… Ketika Bimbim benar-benar menangis mengeluarkan air mata, ada satu lagu dimana lagu itu sengaja dilantunkan terus-terusan di speaker cafe oleh Ikhsan malam itu. Lagu Alvaro Pierri yang berjudul Lovely Memories.

I Really love this song, you better hear that song until this story fall to the end.

Untuk Bimbim.

.

====

Saturday, 12 March 2016

MSM by Robynokio - Part 07 - [Part Story]



My Sweetness Mistake Part 7
By. Robynokio

Belum sempat gue rapihin motor ditempat parkir, dari atas gue mendengar suara-suara gaib bersaut-saautan. Bulu roma gue mendadak berdiri.. Tubuh gue langsung berkeringat dingin.. Itu adalah suara paling menyebalkan di dunia ini. Suara Ikhsan. 

“Hahaha makanya bawa mobil bro.. Jadi nggak usah ribet geret-geret begituan kalo mau parkir.” Yups itu suara si Ikhsan kampret. 

“Eh monyong! Ini kan restoran elu, turun lah kau bantu gue markirin nih motor, berasa bos besar aja lu sompret.” Sanggahku.