--------------------------------------------
Pengorbanan yang Ikhlas
By. Rayhand Ahmad
--------------------------------------------
“Aku tau aku salah,aku tau aku terlalu over protective!tapi ketahuilah!!aku melakukannya karna aku sayang pada mu!!” cerca dimas dengan nada emosi yang meluap luap,melihat aku ngobrol dengan teman lama ku yang ku jumpai di taman dengan tak sengaja ”aku tau itu!,tapi harus dengan batasan dan tempatnya” jawabku tak kalah kerasnya,dia menatap ke depan penuh amarah,mengendarai mobil sedannya dengan cepat sekali,ku tatap lagi mata itu,masih memerah seperti kobaran api,lalu tiba tiba ada truk dari arah berlawan melaju dengan kencang, ”dimas awas!!!” teriaku,kemudian dimas banting stir ke kiri dan menabrak trotoar jalan dan kemudian menabrak pohon.
“DIMASSSS!!!!!!!!” teriaku tersadar dan terbangun dari mimpi ku,ku lihat sekelilingku,ku usap muka k yang di banjiri keringat,aku terdiam sejenak,mengingat apa yang barusan aku impikan,tak terasa air mata pun berlinang membasahi pipiku ”Dimas..maaf kan aku,gara gara aku,kau kehilangan masa depan mu,gara gara aku kau meninggalkan aku di sini” runduk ku penuh sesal,kulirik ke meja sebelah kiri ku,terpampang foto ku dan dimas tersenyum bebas di sebuah danau, ”andai waktu itu aku tak tak ikut emosi dan menenangkan mu,ini semua gak akan terjadi” tambahku sambil menangis ter sedu sedu.Nama ku rian Prawira,usia ku 16 tahun
Aku berangkat ke sekolah ku dengan malas,rasanya..mimpi ku semalam membuat semua luka yang sedikit tertutupi kini menganga kembali.Tak terasa motor ku pun samapai dengan selamat di sekolahku,setelah memarkirkan nya,aku pun bergegas ke kelas ku dengan langkah gontai ”Riand!!” panggil seseorang dari arah sebelah kiri ku,aku pun menolehkan kepala ku dengan lemah, ”kenapa lu?ada masalah?” Tanya gema pada ku yang mendapati ke lesuan ku, ”tak apa,aku hanya sedang tak enak badan saja ” jawab ku sekena nya ” yaudh lu istirahat aja kale gak usah masuk dulu” ujar nya,aku pun hanya tersenyum masam pada nya,dan mulai melangkah ke kelas ku.
“Udahlah, Dimas udah tenang di sana yand,jangan di inget inget lagi,dimas pasti akan sedih jika lihat lu sedih” tutur nya menenangkan aku,aku bercerita tentang mimpiku kepada gema,karna dialah satu satu nya sahabat kuyang tau aku gay dan dia pun sama gay juga, ”rasanya baru kemaren ge gue ma dia,” ucapku kosong dan mulai berkaca kaca,gege pun memeluk ku, aku sudah biasa memanggil gema gege,istilah nya nama panggilan saying ku pada sahabat ku,saat ini kami sedang berada di atas gedung sekolah,karna ini tempat favorite kita saat senang atau sedih, ”kantin yukk,gue laper yand” aku pun melepas pelukan ku dan mendapati wajah sahabatku ini meringiss,aku terkkeh,kemudian mengangguk dan kami pun bergegas ke kantin. “Eh yand,lu dah tau,di kelas sebelah ada murid baru yang dari Jakarta?” ucap gege sambil melahap mie ayam nya,aku pun mengryitkan dahi ku, ”ada murid baru?sejak kapan?” tanyaku penasaran, ”Tuh orang nya,Nama nya Bayu,udah 3 hari kalo gak salah” jawab gege sebari nunjuk kea rah sosok cowok di pojok yang sedang makan,cakep dengan rambut Mohawk nya dan kulit putih itu,aku tersenyum ”Mangsa baru ge..” ucap kami bebarengan, yang membuat semua orang di antin melihat kami.aku pun kemudin berhenti tertawa dan mulai melahap lagi makanan ku.
Saat aku di perpustakaan,ku lihat dia sedangmembaca buku di sana,aku pun mulai mencari buku yang ku cari,setelah ku dapati aku berlari kecil dan duduk di sampingnya,sekilas dia mengalihkan pandangannya pada ku dan tersenyum dan membaca bukunya lagi, ”jirrrr!!ganteng banget,bisa mati gue lama lama di sini” umpat ku salting saat dia melirik ku dan tersenyum,mata ku pun sering curi curi pandang pada nya.
”KRINGGGG!!!! bel pun kemudian berbunyi tanda waktu istirahat telah usai,aku pun bangkit untuk segera kembali ke kelas ku,namun tiba tiba dia menarik tangan ku,dan aku pun terduduk kembali “ada apa?” Tanya ku mendapati tingkah nya yang aneh, ”lain kali jangan melirik ku terus terusan begitu aku jadi tak bisa konsentrasi belajar,karna di sini tempat baca,bukan tempat lirik lirik kan” ucapnya pelan yang membisikan di telingaku,kemudian berlari ke luar,dan aku terpaku bengong di buat nya.
Bell tanda pulang sudah berkumandang,tapi aku enggan bangun dari tempat duduk ku,aku masih membayangkan Bayu,sempurna sekali dia ahhh,andai dia jadi miliku, ”DORRR!!l agi apa lu,ngelamun aja,pulang gak?” teriak gege mengejutkan ku ”Shit!!,kaget bego,” umpat ku kesal,gege hanya ketawa, ”pulang bareng gak?”tanyanya tanyanya ulang, ”gak ah ..lu duluan aja,gue ada urusan dulu bentar” jawabku,dia pun mengangguk,dan berlalu dari kelasku,aku kemudian menaruh tangan ku di meja,kemudian di susul kepala ku .
Di parkiran aku merasa ingi sekali buang air kecil, aku pun kemudian berlari kembali kedalam sekolah ku sambil berdecak kesal. Setelah selesai buang air,rasanya lega dan aku pun mulai bergegas keluar, ”hei!!kamu!!’ teriak seseorag dari arah belakang ku, balikan badan ku dan ternyata Bayu ” belum pulang?” tanyanya sok dekat, ”belum,kamu sendiri?” jawab ku dan nanya balik” dia menggelengkan kepalanya dan tersenyum, ” aku Bayu anak kelasa XI-IPA,aku murid baru di sini,kamu pasti Riand ya ?jelanya … ”lah kok tau nama ku?dari mana?, ”tanyaku heran,dia hanya cengengesan ”Gema” jawab nya mantap,dan aku pun hanya ber OOO ria.
Sejak itulah aku deket sama bayu,kami sering jalan bareng,di sekolah bareng kantin dan di tempat fovoritte aku dan gege pun kini di huni dia pula,sepulang sekolah..kami tak langsung pulang ke rumah,melainkan selalu nongkrong di atas gedung sekolah itu.
Dan lama kelamaan,aku pun mulai timbul rasa sayang pada bayu,tapi aku tak berani mengungkapkan,aku takut dia tak mencintaiku,terlebih lagi dia tidak menunjukan kalo dia itu gay pula,bakal habis aku jika dia straight dan mengetahui aku suka dia,tapi di sisi lain,dengan perhatiannya,tatapan nya menunjukan banget kalo dia suka sama aku.
Saat ini,aku berada di atas gedung sekolah ku,yap tempay favorite kami,aku gege dan bayu,tapi saat ini aku hanya di temani oleh bayu,karna gege sedang ada rapat osis,aku sendiri sebenarnya terasa kaku berduaan sama dia,karna dari tadi aku dan dia tak ada perkataan sekata pun. “Yand,..kamu tau gak kenapa matahari pagi,akhir akhir ini tak lagi terasa hangat untuk ku?” tanyanya pada ku,aku yang tak engeh hanya mengeryitkan dahi ku,”kenapa?kok bisa bay?”jawab ku penasaran,dia pun tersenyum dan menatapku, “karna senyum pagi mu ,mampu menghangatkan seluruh tubuh ku,sampai sampai matahari pun terasa tak ada apa apa nya”jawab nya dengan lancar membuat ku salah tingkah dan embuat pipiku merah erona, “Gomball” jawab ku sambil mengalihkan pandangan nya,karna aku tak tahan dengan tatapan matanya,”ini serius kok yand,senuman mu tuh mampu menghangatkan tubuh ku,juga hatiku”jelas nya meyakin kan ku “Yand,aku mencintaimu,apa kau mau jadi kekasih ku?,bagai di siram air panas,muka ku terasa panas,mungkin akan terlihat merah seperti tomat,aku terpaku dan menganga, ”aku butuh jawaban mu,apa kau mau jadi pacar ku yand” Ulangnya sambil menggenggam tangan ku dan mendekatkan wajah nya pada ku,aku tak berkutik saat ini,bahkan saat bibir nya mulai mendekat ke bibirku, “WOY!!!” tiba tiba teriakan itu mengagetkan ku dan bayu,aku tersadar dan mendorong bayu pelan agar sedikit menjauh,ku lihat gema di sana,berdiri dengan muka yang tak bisa di gambarkan, “Ya Tuhan .. apakah dia marah pada ku?” ucapku dalam hati,aku tau dia pernah bilang pada ku kalau dia mencintai bayu,aku pun segera berlari kea rah nya,tapi dia malah berlari ke bahawah,aku pun mengejar nya sampai di tamana sekolah yang sepi dia berhenti “Ge.. gege..i..ini .tak” “CUKUP!!GUE TAU SEMUANYA!! GUE DENGER SEMUANYA!!” bentaknya menghentikan ku untuk menjelaskan,”Ya Tuhan,bodoh sekali aku ini, “Ge maaf…maafin gue ge ..”ujar ku yang mulai sesak, gege menatap ku kejam dengan penuh amarah “Gue kira lu sahabat gue yand!! Sahabat yang ngerti dan tak menusuk gue seperti ini!!,lu tau kan,gue sayang sama bayu TAU KAN!!,” marah nya meluap luap,ku lihat di matanya penuh ke kecewaan, “dan mulai saat ini, LU BUKAN SAHABAT GUE LAGI!!” tambahnya yang membuat aku semakin terisak, “ge… jangan lakuin itu,gue sama bayu gak..” “CUKUP U PENGHIANAT!! MULAI SEKARANG!! ENYAHH DARI MUKA GUE!!”potong nya,dia pun berlari menuju sekolah kembali,aku hanya terpaku sambil menangis,kemudian aku tertunduk lesu “Ge Maafin gue ge… maaf Hiks*” ucapku di sela sela tangisku, “Yand,kamu gak apa apa?maafin aku,aku telah enghancurkan semuanya” ujar bayu saat dia di hadapan ku, aku pun menatap nya “ini gara gara perasaan bodoh mu,aku minta cintai gege,gege yang lebih layak dapat cinta mu” ucapku pelan,membuat bayu bingung,”apa maksud mu?aku Cuma cinta sama kamu,bukan sama gege!!” jawab nya dengan nada amarah “TAPI AKU TIDAK!!!” jawabku sedikiti berbohong,dan aku pun bergegas pergi,ku lihat bayu masih terpaku.
Sejak kejadian itu,aku bayu dan gege tak lagi selalu bersama,gege seperti musuh saat berpas pasan dengan ku atau saat kami bersebelahan,dan bayu.. bayu selalu mengejarku untuk meminta alas an juga balasan atas perasaan nya,aku tak menanggapi nya,aku pun berpura pura membencinya,sampai pada akhirnya,setelah 2 bulan kejadian itu,aku sering melihat bayu mendekati gege,dan aku juga sering melihat ereka bercanda bersama,aku hanya tersenyum getir melihat nya .. biarlah…ku korbankan perasaan ini untuk sahabatku,meski rasa yang aku rasakan sakit,lebih sakit dari apapun,tapi …kebahagiaan sahabatlah yang jadia utama.
T.A.M.A.T
From : Cerita Kaum Pelangi

No comments:
Post a Comment