Romeo VS Romeo
================
"Romantic Street"
(Sekuel Cafe Love Story)
--------------------------------
Part : 02
Gendre : Drama, Romantis.
By : Ramdani F Alienskie
----------------------------------
Happy Reading...
***
Aku menunggu hari dimana Rama akan mengajakku jalan jalan ke jakarta keKota tua tepatnya. Selasa sampai jumat rasanya lama bangetttt... Apalagi ditambah smartphone ku rusak i am boring now. Aku selalu membayangkan wajah Rama yang imut sopan ramah dan care hah... sedih rasanya kenapa itu smartphone rusak sih ah... Gondok aku sumpah kangen banget sama Rama.
Hari ini hari sabtu and i am happy ini hari dimana hari yang telah dijanjikan Rama. Jam 4.00 aku mandi ema dan bapak bengong mungkin heran liat anaknya udah mandi jam segini hahaha maklum ma namanya juga anak perawan mau diapelin nih ma sama Rama. Acara mandi selesai aku berdiri didepan lemari aku bingung mau pilih baju yang mana hampir 1 jam aku nongkrong didepan lemari OMG kagak ada baju yang bagus. Ema dari tadi pulang pergi. Pusing juga liatnya. Ahirnya aku pilih style ciah gaya style padahal kagak tau artinya. Aku pake Levis panjang ketat atau celana pensil lah hehe atasnya pake kaos merah dan jaket kotak kotak.
Lama aku menunggu kedatangan nya tapi dia tidak datang datang hati ku cemas gegana(Gelisah galau merana) hahaha. Ya ampun waktu menunjukan jam 9 tapi Rama belum nonggol sama sekali batang hidungnya. Brengsek niat gak sih ngajak jalan aku kalau emang gak niat gak usah padahal lihat sekarang aku udah dandan tapi dia gak datang datang mana gak punya smartphone lagi njir ngenes.
Lama banget aku nunggu Rama gak dateng dateng ahirnya aku putuskan untuk tidur aja dikamar nunggunya kelamaan. Aku tertidur dengan emosi dan marah marah sama Rama padahal ini malam minggu. Huuuff.
Aku terbangun karena mimpi buruk OMG bukan tentang hubungan ku dengan Rama tapi tentang Keluargaku. Mereka meninggalkan ku seorang diri. Kulihat jam pukul 2.00 njir sumpah Rama bener bener buat aku emosi sekarang. Ku lempar Buku novel yang entah apa judulnya. Tapi ehh bukunya balik lagi nimpa kepala ihhhhh kesel brengsek.. Aku haus dirumah gak ada siapa siapa. Hemmmm aku mengambil air lah kedapur. aku teguk air putih. Tiba tiba ada yang bergerak diruang tamu. OMG apa itu apa iya ada setan jam segini ???? masa iya kunti kah pocong kah atau sebangsanya. Kuputuskan untuk melihatnya. Dan dirumah memang gak ada orang kosong tapi kulihat ada yang tidur disopa dengan jaket ala korea dan celana levis. Siapa ya kupikir paling soudara tapi ketika dia balik badan OMG Rama!!!!!!!. Kudekatin wajahku kewajahnya aku tersenyum melihat wajahnya yang Baby Face cute seantero jagat dunia. Aku sentuh wajahnya lembut ahhh berasa pantat bayi aihhhhh.... Muaccchhh aku kaget tiba tiba Rama menciumku hah...... OMG enak banget untung dirumah gak ada siapa siapa.. coba kalau ema ada buset deh bisa bisa dikubur hidup hidup hehe.
Setelah beberapa saat ciuman pun terhenti rasanya kaya ngefly gitu... deh. Rama bangun dari tidurnya sekarang duduk sambil menatapku aku pun tersenyum merekah. Aku kemudian duduk disebelahnya kami pun saling tatap.
"Kita pergi sekarang beb?"
"Tapi ema gak ada Rama kita harus pamit dulu!" (Jawabku atas pertanyaan Rama).
Tak lama ema pun datang Rama dengan sopan dan cepat pamit pada ema. Ema mengizinkan aku pergi kejakarta hehehe dengan syarat ema dibawaiin oleh oleh buset ma siapa ema dia kan pacar Dhan ma bukan pacar ema.
Ahirnya aku dan Rama berangkat dengan memakai mobil hitam mercedez Benz yang teramat mahal seantero dunia. Dalam perjalanan aku bercerita tentang hari hari ku yang membosankan begitu pula Rama dibercerita Galaunya gak bisa komunikasi sama aku hehehe.
Jam 7.00 malam kami sampai diibu kota. Aku melihat gedung gedung menjulang tinggi. Ada menara saidah, Monas, dan banyak lah aku hanya terdiam dan tak mampu berkata kata selain subhanallah anugrahmu tak terhitung tuhan. Aku tersadar oleh tepukan Rama didadaku.
"Beb kita udah sampai.. dikota tua!!!" (Ucap Rama dengan senyumnya)
"Ohhh iya Gege..." (Jawabku dengan memanggil nama favoritnya kini Gege, memang agak aneh si tapi Rama suka panggilan itu.)
Rama tersenyum lalu keluar aku pun mengikutinya keluar. Rama mendekatiku yang masih berdiri di depan pintu. Lalu menarik tanganku. Kami pun berjalan jalan dikota tua. Tak lama kami melihat pengamen yang memainkan gitar menyanyi sangat indah sumpah keren pengamen duduk didepat toko ada tempat ngasih uangnya suaranya merdu menyanyikan lagu Bukan cinta biasa aihhhhh. Pada saat lagu akan berahir Rama berbisik "Aku ingin bernyanyi untuk mu" bisiknya. Apa ??? apa yang Rama pikirkan sekarang dia berjalan kedepan berbisik kepengamen itu dan pengamen itu memberikan gitarnya. OMG apa yang dilakukan Rama apa dia bodoh gimana kalau nanti banyak yang ngetawain OMG bener bener deh Rama. Sebelum bernyanyi ia menatapku dan berkata "For You My Prince" Ahhhh blushhhh pipi ku memerah . Gimana gak merah ketika Rama bicara seperti itu seluruh pasang mata mengarah padaku. aihhh dan Rama pun bernyanyi ini lagunya :
"Her eyes, her eyes
make the stars look like they're not shining
Her hair, her hair
falls perfectly without her trying
She's so beautiful
And I tell her everyday (yeahh)
I know, I know
When I compliment her she won't believe me
And it's so, it's so
Sad to think that she don't see what I see
But everytime she asks me "Do I look okay?"
I say
[Chorus]
When I see your face
There's not a thing that I would change
'Cause you're amazing
Just the way you are
And when you smile
The whole world stops and stares for a while
'Cause girl you're amazing
Just the way you are"
Gila lagu nya keren banget dan menyentuh makasih Gege I Love you. Lagu Bruno Mars Just the way you are nya enak banget. Sumpah malam ini malam paling indah banget. Aku.... aku... gak bisa ngucapin apa pun padamu Gege. Setelah selesai aku lihat gege berdiri langsung ku peluk tanpa rasa malu dilihat orang banyak karena aku bangga padanya. Terahir Rama mengecup keningku dan berkata "You make my live complete" ahhh Rama kou sangat indah untukku. Setelah selesai Rama mengajak ku ketempat terahir aku tak diberi tahu kemana... kemananya bete jadinya hemmmm.
Didalam perjalanan ia memainkan musik dan kou tau musik apa musik kpop Judulnya Moment dari 2pm aku merinding Rama tau lagu romantis seperti ini dari mana. I am dazing now. Memang yang kualami sekarang Love is the Moment banget bener apa tu kata lagu hehehe.
Tak lama aku pun sampai di tempat tujuan. itu jalan tol layang yang belum jadi hanya disinari lampu jalan tanpa ada mobil lain.
"Keluar lah beb dan lihat apa yang ada disana" (Rama menyuruhku keluar dari mobil)
Tak pikir panjang aku pun keluar dan berdiri dibawah lampu jalan tol layang itu dan waw tuhan this is amazing aku bisa liat kota jakarta dengan pemandangan yang T.O.P B.G.T ahhhhh kerennn pengen teriak makasihhh Rama ini indah.
Tiba tiba Rama memelukku. "Apa yang kou pikirkan sekarang?" tanya Rama padaku. Aku hanya terdiam didalam pelukannya yang tanpa peringatan dan pemberitahuan ini. Dan merasakan nyamannya dimantel hangat Rama mengendengar Rama bernafas. "Apa kou...!!" Aku menghentikan ucapan Rama dan berkata "Jangan bisikan kata terlalu manis aku takut ini akan berahir. Pegang tanganku akan kuizinkan 1 kecupan" Jawabku. Rama tersenyum lebih erat memeluk ku "Ini tak kan berahir beb...!!" Ucap Rama padaku. "Aku ingin memberikan ini...!!" Lanjutnya. Rama memberiku kado istimewa hehe aku tersipu malu terlalu banyak kejutan Rama aku gak mau membukanya. Tapi Rama memaksaku untuk membukanya ku intip ada tulisan 6 nya apa ini??? sumpah penasaran aku buka sekaligus OMG Hello demi apapun ini hari paling beruntung seumur hidupku ternyata itu Samsung Galaxy S6 waw..... sampai kapanpun aku gak akan lupain hari ini. "Yeyyy Smartphone baru" teriaku. Aku loncat kegirangan dan langsung ku cium pipi kiri dan kanan Rama Muacch muachhhh. Rama memerah wajahnya kulihat jelas wajah itu. Dan dia pun menciumku dibibir. "Thanks" Kata terahirnya. Aku Tersenyum mendapat Smartphone baruku. Setelah selesai kami pun pulang ke apartemen Rama.
***The End***
From : Cerita Cinta Dunia Pelangi

No comments:
Post a Comment