Me Gustas Tu
-----------------------------
Part : 05
By.Ramdani F Alienskie
Gendre : Drama Romantic
Rating : 12+
-----------------------------------------
Happy Reading
-----------------------------------------
"Let's Not Fall In Love"
***
"Fir... Sorry lama....!!" Seru Suara dari pintu yang ternyata itu kak doni.
'Apa kak doni lihat ya???
Aku terdiam melihat kak doni yang tiba tiba datang.
"Gak apa apa... Kok...!!" Seru kak Firza yang membuatku tersadar dari diam ku.
Aku menatap wajah kak Firza yang sangat tenang saat dia berbicara. Tanpa ada rasa takut atau kuatir.
"Bim... Kok kamu disini tumben...???" Tanya kak Doni padaku dengan wajah heran.
"Emhh.... Ini kak... Cuman nemenin kak Firza aja kok hehehe..." Seru ku dengan menggaruk garuk kepalaku.
"Emmmhhh....." Kaka Doni menggangukan kepalanya. "Ehh... Fir bentar ganti baju... Dulu ya...!!!" Seru kak Doni pada kak Firza. Sememtara kak Firza hanya tersenyum. Tak lama kak Doni pun pergi kekamarnya.
Tapi...
....
...
Ada pemandangan tak biasa. Wajah kak Firza berubah drastis 180 derazat... Entah kenapa??. Apa karena bertemu kak Doni?. Tapi kak Doni kan teman baik Kak Firza.
"Kak Firza...." Panggilku.
"Ehhh... Iya bim... Kenapa kenapa??" Tanyanya.
"Kak Firza gak apa apa? Kok jadi murung?" Seru ku yang bertanya pada kak Firza.
"Gak.. apa apa kok... Bim.. Hehehe" Seru kak Firza yang tiba tiba tersenyum kembali.
"Emhhh boleh gak aku minta pin kak Firza...?" Tanyaku. Aku memberanikan diri untuk bertanya itu hanya demi bakso... Dan membantu teman.
"Buat...?" Tanya kak Firza yang membuatku bingung setengah mati. Entah kenapa ada rasa lain ketika berbicara dengan kak Firza seolah rasa ingin memiliki.
"Buat... Tanya tanya aja... Hehehe" Jawabku dengan santai dan tersenyum manis.
"Ohhh... Boleh... Nih... 78c0973..." Serunya dengan memberikan pin nya.
"Makasih kak..." Seru ku dengan tersenyum.
"Kou manis...." Seru kak Firza tiba tiba yang membuatku kaget setengah mati dan diam secara langsung. 'Apa? Apa? Aku manis dia ngomong aku manis a..... Tidak tidak... Kenapa wajahku panas dan ada keringat dingin apa??? Apa ini??? Tuhan tolong sadarkan aku.' keluhku dalam hati.
Tak lama kak Doni datang dan menghampiri kami. Dengan celana parasit dan lengan buntung. Dan menurutku itu sexy tapi aku tidak tergoda kecuali kalau kak Firza yang pakai mungkin berbeda hahaha.
"Bim... Main... Gih..." Seru kak Doni padaku.
"Gak ada uang kak..." Jawabku dengan manyun.
Tapi tiba tiba kak doni mengambil uang dari dompetnya. Dan memberiku uang.
"Nih...." seru kak doni.
"Wahhhh.... 200.000 makasih kak... Thanks... Banget..." Seru ku dengan memeluk kak Doni. Lalu aku pamit pada kak Firza dan kak Doni.
Aku pun pergi keluar. Tapi aku berhenti didepan penyebrangan dengan lampu jalan menyala. 'Kenapa kak Doni menyuruh ku pergi dari rumah? Ada apa ini? Kenapa kak Firza berwajah beda setelah bertemu kak doni?' Keluhku dalam hati. Pertanyaan itu terus berputar dikepalaku. Lalu ku ambil HP ku. Ku telp temanku Jung si gendut.
Tut....
Tut....
Tut....
"Hallo... Bim... Kenapa?" Tanya jung.
"Emmhhh lagi apa? Makan yuk...? Diresto biasa...!!"
"Ahhh kagak ada duit gua..." Seru Jung.
"Aku yang bayar..." Seru ku.
"Seriusan nih...??"
"Iya... Ah... Buruan... Ajak Elsa tuh... Pulsa ku habis..." Seruku.
"Sip.. Sipp..."
Lalu kututup telp ku. Aku pun menuju restoran tempat kami biasa nongkrong. Aku pun memesan makanan favoritku dan teman temanku. Namun entah kenapa hatiku berbicara hal yang aneh. Soal kak Firza dan Kak Doni. Entah rasa apa ini. Lalu kulihat BBM ku. Ada status kak Firza yang baru.
Status
"Kenapa kou pergi aku kangen padamu MyLOVE"
Aku tersenyum melihat statusnya kak Firza. Dia kangen kekasihnya. Tak lama teman teman ku datang.
"Hai bim...!!" Seru Elsa padaku dengan senyuman manis.
"Hai juga sa... Wihhh cantik... Skali Sa...!!" Seruku yang mencoba memuji Elsa.
"Ehhh udah pesen makanan Bim??" Tanya jung padaku dengan tak sabaran.
"Udah tenang aja sabar gendut..." Seru ku lalu kami tertawa bersama sama.
"Eh... Gimana? Pin nya bimm??" Tanya Elsa padaku.
"Emhhh belum sa... Aku grogi mintanya, malu, besok lah... Yah.... Yah..." Seru ku dengan senyuman manis.
"Aiiiihhh kirain udah... Bim..!!" Seru Elsa yang sepertinya kecewa.
Tak lama makanan pun datang. Tak tunggu lama kami pun langsung menyantap makanan kami.
"Ehh... Bim makasih ya makanannya mantap bro... Bestfriend lah... Sering sering bimmm... " Seru Jung dengan wajah senangnya.
"Emang aku bank neraktir lu mulu hah..." Seru ku dengan banyak makanan dimulutku lalu muncrat kemana mana. Membuat Jung dan Elsa jijik hahaahaha.
Ahirnya makanan kami pun habis. Kami pun memutuskan pulang setelah mengobrol ngobrol. Kami pamit pulang didepan Resto.
"Makasih bim... Ingat Pin nya ya....!!" Seru Elsa dengan tatapan tajamnya.
"Thank bim... Bestfriend...!!" Seru Jung. Lalu kami pun pergi masing masing.
Saat perjalanan kerumah aku membeli sebuah Es krim. Untuk menemaniku. Es krim pun habis dan aku sampai didepan rumah. Aku pun menuju pintu rumah. Kulihat motor kak Firza masih ada. Sepatunya pun masih ada. Saat didepan pintu aku mendengar suara.
"Ayo kita ciuman... Sekali saja...!!"
"Aku gak bisa..."
"Kenapa??? Hah..."
"Lepasin pelukkannya..."
"Aku mau cium lo..."
Dan saat ku buka...
Kak Doni...
Kak Firza...
...
...
...
To be Continue
[Next]Chapter 6
From : Cerita Cinta Dunia Pelangi

No comments:
Post a Comment