Me Gustas Tu
-----------------------------
Part : 21
By.Ramdani F Alienskie
Gendre : Drama Romantic
Rating : 12+
-----------------------------------------
Happy Reading
-----------------------------------------
"Let's Not Fall In Love"
***
Aku pun tidur...
Zzz
Zzz
***
Pagi hari aku terbangun. Kulihat HP ada 1 pesan dari Elsa. Tak kubaca aku biarkan saja. Aku langsung mandi dan siap siap untuk pergi kesekolah.
"Hari terahir sekolah yah besok... Libur...!!" Gumamku sambil berjalan kearah Kak Doni.
"Pagi... Bim...." Seru kak Doni padaku dengan senyum. Kulihat Kak doni seperti nya sudah baikan setelah ada Kak Firza kerumah.
"Pagi juga Kak.....!!!" Jawabku dengan senyuman.
"Udah siap siap kemah hari senin...??" Tanya Kak doni padaku.
"Hah... Senin...??? Bukannya kamis...???" Tanyaku kembali dengan bingung.
"Senin jadwal yang baru... Bim... Kamis dicancel..." Seru Kak Doni menjelaskan perkemahan yang batal hari kamis.
"Ah.... Bima... Belum siap siap... Kayanya nanti pulang bima baru siap siap...!!" Jawabku.
"Ohhh ya udah....!!!" Jawab Kak Doni. "Ya udah berangkat yu..." Ajak Kak doni mengajakku berangkat.
"Hem...." Jawabku dengan mengganggukan kepalaku.
Aku dan Kak doni pun berjalan kearah pintu. Saat kami membuka pintu sudah ada seseorang diluar. Orang itu tidal lain adalah Kak Firza. Dia tersenyum pada Kak Doni, tak lama dia pun senyum padaku.
"Hari ini aku yang antar kalian ya..? Gak usah bawa motor... Don. Aku bawa mobil." Seru kak Firza pada Kak Doni.
"Emmmhhh boleh lah.. sekali Kali..." Jawab Kak Doni. "Gimana de mau Gak?" Tanya Kak doni padaku.
"Ahhh Iya Kak boleh...!!" Jawabku gugup karena takut ketauan pacaran oleh Kak Doni.
"Ya udah yu...." Ajak Kak Firza pada kami berdua.
Kami pun menaiki mobil Kak Firza. Kak Doni duduk didepan. Sementara aku duduk dibelakang. Padahal aku pacar Kak Firza, Tapi rasanya seperti bukan pacarnya.
Didalam mobil aku sangat marah juga cemburu. Kak Firza seolah menganggapku tak ada mereka mengobrol cuma berdua.
Beberapa menit kemudian kami pun sampai disekolah. Dengan cepat aku turun dan langsung pamitan.
"Aku duluan..." Seru ku dengan menutup pintu dan langsung berjalan kearah kelas. Tak kutengok mereka berdua dibelakang. Saat masuk kekelas aku menarik nafas huuuuuuuuffff lalu mengeluarkan nya kembali. Agar aku tenang. Kulihat Elsa sudah datang. Kuhampiri Elsa dengan senyum.
"Hai.. Say... Gimana semalam... Mantap???" Seru Elsa dengan senyum padaku.
"Apaan sihhh udah selesai..." Jawabku.
"Emhhh bim... Bawa uang kan..." Seru Elsa yang kembali normal.
"Buat....???" Tanyaku bingung.
"Buat beli perlengkapan berkemah lah bim???" Jawab Elsa dengan serius padaku.
"Kok Gak ngasih tau... Ah.... Kau Sa... Aku Gak bawa...!!!" Jawab dengan agak sedih.
"Emang Gak buka pesan bim???" Tanya Elsa padaku.
"Enggak...." Jawabku dengan langsung melihat pesan ternyata Elsa mengirim pesan menyuruhku membawa uang.
Pesan
---------------
Bim bawa uang ya... Coz mau beli perlengkapan kemah snack gitu....
---------------
"Iiiihhhh ya udah nanti balik dulu aja... Kerumah bim...!!" Seru Elsa dengan mendengus kesal.
Tak lama Hoya datang kekelas. Berjalan kearah kami berdua.
"Hai say gimana?? Ini barang baru 30 juta" Seru Elsa yang mencoba mengajak ngobrol Hoya dengan senyum senyum. Namun bukannya berhasil Hoya malah menatap nya tajam. Seolah tak ingin diganggu.
"Oke Fix Gak mau ya...??" Seru Elsa dengan takut. Lalu duduk kekursinya.
Setelah itu Hoya menatapku. Tapi aku balas menatapnya. Mata Hoya berbeda ada yang terjadi padanya.
"Hoya..." Panggilku. Tapi Hoya tak menjawab panggilanku. Dia jutru menyimpan tasnya lalu pergi meninggalkanku.
"Emmm bim... Hoya kenapa tuh???" Tanya Elsa padaku dengan bingung.
"Gak tau..." Jawabku dengan duduk dikursi. Elsa pun berpikir. Tak lama guru datang dan pelajaran pertama pun dimulai. Jung datang tempat waktu dengan wajah penuh keringat seperti habis berlari.
Sementara bangku Hoya kulihat kosong. Dia tak masuk pelajaran pertama. Saat absen aku memberikan keterangan pada guru sakit. Jadi ada diuks Hehehe.
"Hoya..." Seru guru didepan kelas.
"Sakit bu dia ada diuks..." Jawabku. Semua teman melirik kearahku. Aku merasa tegang.
"Ohhh ya udah Ijal..."Seru Guru yang kembali mengabsen.
" ada bu."
***
Jam istirahat pun tiba dengan cepat aku keluar untuk mencari Hoya. Kecari kelantai 4 tidak ada. Dikantin pinggir jalan pun tak ada.
"Aduhhh Hoya... Kamu dimana??? Ohhh ya lapangan..." Gumamku. Aku pun berlari kelapangan. Namun saat kulihat Hoya tak ada disana. Aku pun berfikir kembali. Tempat dimana Hoya akan pergi. Saat sudah ingat aku pun berlari kesebuah ruangan dan benar saja Hoya ada disini sedang melamun. Lalu kuhampiri Hoya.
"Kok disini Hoya???" Tanyaku pada pria yang tengah memikirkan sesuatu.
"Bimmm... Heheehehe aku lagi pengen nenangin diri aja dulu...." Jawab Hoya mencoba senyum.
"Tapi.... Kenapa dikolam renang.... ?? Apa karena ada pria yang berenang...??? Jangan jangan kau mikir mesum lagi Hoya..." Tanyaku dengan mengira ngira.
"Enggak lah bim... Masa gitu... Aku kesini karena ada air. Air bisa membuat ku tenang..." Jawab Hoya dengan menatap Air.
"Ohhhhhh.... Emang ada masalah Hoya?" Tanyaku menatap Hoya.
"Gak ada kok... Bimmm cuma perasaan ku aja..." Jawabnya dengan tersenyum.
"Ohhh.... Kenapa perasaannya...?" Tanya ku kembali.
"Perasaanku agak membesar rasanya..." Jawab Hoya.
"Rasa apa??" Tanyaku.
"Rasa Cinta " Jawab Hoya.
"Cinta...??? Sama siapa???" Tanya ku kembali.
"Sama......" Seru Hoya yang langsung menatapku. "Sama.... Banyak tanya kamu... Bimmm" Seru Hoya yang kukira ia akan memberikan jawaban ternyata tidak.
"Aiiiihhhh aku kira mau dijawab.... Huuuhhhh..." Seruku bergumam sebal.
"Kalau aku Jawab semuanya bisa hancur... Bim..." Seru Hoya padaku.
"Ya sudah lah... Ohhh ya mau ikut Gak???" Tanyaku pada Hoya.
"Kemana...??" Tanya Hoya padaku.
"Nanti pulang sekolah kita beli perlengkapan kemah... Ehh salah deh kayanya makanan buat kemah... Mau Gak...?" Jelasku pada Hoya.
"Emmmhhh... Boleh..." Jawab Hoya dengan senyum padaku.
"Bener ya... ?Aku naik motor sama Hoya jangan Elsa sama Hoya...!!!" Seru ku mencoba meyakinkan.
"Kenapa??? Kamu cemburu???" Tanya Hoya tiba tiba padaku.
"Bukan gitu... Ya kesel aja.. Pokoknya Hoya sama aku..." Seru ku yang tiba tiba bingung.
"CIE... Cemburu... CIE... Cemburu aku mau sama Elsa aja ah..." Seru Hoya yang membuat ku naik pitak dengan meninggalkanku.
"Hoya......" Teriakku.
Setelah itu aku dan Hoya. Pergi kekelas untuk masuk kepelajaran kedua.
***
Jam pulang sekolah pun tiba. Aku,Jung,Elsa,dan Hoya berkumpul diparkiran Elsa.
"Elsa aku sama Hoya ya...?" Tanya ku pada Elsa. Elsa pun melihat kearah Hoya yang sedang menyalakan mesin motor ninja.
"Aku aja lah... Kamu ama Jung... Lah..." Pinta Elsa padaku.
"Gak ahhhh aku mau sama Hoya..." Jawabku. Elsa manyun namun tak lama ia menghampiri Hoya.
"Hoya aku naik motor kamu ya...???" Pinta Elsa pada Hoya.
"Liat tuhhh Elsa liat motor bagus dikit langsung klepek klepek..." Seru Jung yang membuat ku tertawa.
Tak lama Hoya menatapku dengan senyum devil. 'Hoya please.... Masa mau sama Elsa..' Keluhku dalam hati.
"Gak sa aku udah janji sama bima..." Jawab Hoya dengan senyum
"Huuuuhhhhh...." Gumam Elsa kesal.
"Ya udah sa... Naik motor aku kenapa sihhh..." Seru Jung dengan mengusap ngusap motornya.
"Apa???? Lo tanya kenapa???? Gua terangin nih.... Motor mu vesva jadul udah gitu sering mogok dijalan.... Masih tanya kenapa hah???" Seru Elsa dengan menunjukan nunjuk motor Jung.
"Heheehehe maklum... Namanya juga senior motor... Heheehehe" Jawab Jung dengan senyum.
"Ya udah bim naik..." Seru Hoya padaku.
"Hemmm" Jawabku.
"Ya udah sa naik buruan atau mau jalan kaki..." Seru Jung.
"Ogahhhh" Jawab Elsa yang langsung naik motor Jung. Aku pun sama langsung menaiki motor Hoya.
"Kita kerumah bima dulukan???" Tanya Elsa pada kami semua.
"Ngapain...??" Tanya Hoya.
"Ngambil uang..." Jawabku pada Hoya.
"Gak usah langsung aja ke mall..." Seru Hoya.
"Terus Bima mau belanja pake uang siapa...? Mau nalangin kamu ya?" Tanya Jung pada Hoya.
"Mau... Udah dari aku dulu bim..." Jawab Hoya.
"Hah...." Kaget kedua temanku Elsa dan Jung.
Kami pun berangkat menuju sebuah mall untuk membeli beberapa snack diperkemahan.
Tak lama aku dan Hoya sampai dimall duluan. Sementara Jung dan Elsa masih dijalan entah sedang apa.
"Mana Elsa dan Jung?" Tanya Hoya padaku.
"Gak tau... Lah... " Jawabku.
Tak lama Elsa dan Hoya datang. Elsa datang dengan manyun dan baju Kotor.
"Sorry lama sorry...." Maaf Jung pada kami berdua.
"Kenapa Jung?" Tanyaku.
"Biasa bim... Motor senior... Heheehehe.." Seru Jung.
"Hah.... Emhhh nie motor mogok... Udah gitu... Berhenti pas genangan air comberan... Udah gitu ada mobil lewat kenceng dan air nyiprat ke gue bim...... Aaaaaaaaaaaaaaaaaa sial.........." Omel Elsa tanpa titik dan koma. Seperti KRL melaju terus.
Tak lama ada seseorang menghampiri kami.
"Kau.... Hoya... Kan...?"
...
...
Bima/Hoya/Elsa/Jung
To Be Continue
[Next] Chapter 22
From : Cerita Cinta Dunia Pelangi

No comments:
Post a Comment