Me Gustas Tu
-----------------------------
Part : 14
By.Ramdani F Alienskie
Gendre : Drama Romantic
Rating : 12+
-----------------------------------------
Happy Reading
-----------------------------------------
"Let's Not Fall In Love"
***
Kami pun duduk sailing berhadapan. Hoya melirik kiri dan kanan. Tak lama ada seseorang yang datang.
"Bima..."
"Kak Firza..!!" Seru ku saat melihat kak Firza.
"Itu namanya Firza..?" Tanya Hoya padaku.
"Iya ganteng ya..?" Tanyaku kembali pada Hoya.
Hoya hanya mengganggukan kepalanya tanpa menjawab. Kak Firza pun sampai dimeja kami.
"Duduk kak..." Seruku. Kak Firza tersenyum lalu duduk disebelahku.
"Kak kenalin Hoya..." Seru ku memperkenalkan Hoya.
"Ohhh... Hai Hoya..!! Firza.." Seru kak Firza yang mengulurkan tangannya untuk berkenalan.
"Hoya..." Seru Hoya dengan senyum.
"Dia baru pindah kemarin kak..." Jelasku pada kak Firza.
"Emhhh semoga betah ya...!!" Seru kak Firza. Sementara Hoya hanya mengganggukan kepalanya saja.
"Oh ya BIM... Minggu depan ada perkemahan ikut ya ... Hoya... Juga...!!" Seru kak Firza yang memberikan kabar baik.
"Seriusan kak...?" Tanya ku kaget.
"Serius lah ikut ya...? Jangan sampai gak ikut!!" Seru kak Firza.
"Diusahain ikut deh kak..." Seru ku. "Hoya... Ikut kak?" Tanyaku pada Hoya.
"Gimana nanti saja..." Seru Hoya yang jadi pendiam saat ada kak Firza.
Tak lama makanan kami pun datang. Kami pun memulai makan bakso kami. Kulihat kak Firza makan dengan cepat. Dan dengan cepat pula makanannya habis.
"Kak cepat amat makannya...?" Tanya ku sambil memakan bakso.
"Iya nih... Soalnya bentar lagi Osis rapat perkemahan jadi harus buru buru.." Jawab kak Firza yang langsung minum air putih.
"Oh...." Gumamku.
"Ya udah kaka duluan ya.!!" Seru Kak Firza dengan senyum. "Oh... Ya Hoya titip Bima ya..." Lanjut Kak Firza yang kemudian pergi.
Aku dan Hoya pun melanjutkan makan. Namun Hoya tak seperti tadi dia jadi pendiam sekarang. 'Aneh....' Gumamku dalam hati. Selesai makan kami berdua balik kekelas.
"Apa kau sesuka itu pada Kak Firza...?" Tanya Hoya padaku.
"Emhhh.... Iya... Suka... Tapi..." Jawabku.
"Tapi kenapa? Bim?" Tanya Hoya padaku kembali.
"Tapi Rasa suka itu semakin Hari semakin berkurang entah kenapa...? Mungkin sudah ada orang lain...!!!" Jawabku bingung.
"Emhhh.... Siapa...?" Tanya Hoya penasaran.
"K.E.P.O Kepo..." Jawabku yang lalu masuk kedalam kekelas.
Didalam kelas anak anak membicarakan tentang acara perkemahan itu.
"Seru tuh... Pasti..."
"A.... Aku bisa liat Kak Doni.."
"Emmhhh... Kak Firza juga ganteng..."
Ucapan beberapa murid. Tak hanya murid murid itu saja kedua temanku pun ikut membicarakannya.
"Bim... Udah tau ada perkemahan minggu depan...?" Tanya Elsa padaku.
"Pasti tau lah kakanya kan Osis... Gimana sih lo sa...!!" Seru Jung dengan lantang. Padahal Kak doni belum ngasih tau mungkin dia lupa Hehehe.
"Iya juga sih...!! Tapi kamu ikut kan bim?" Tanya Elsa kembali padaku.
"Aku usahaain..." Jawabku. Sementara Hoya sudah duduk dikursinya. Mendengar kan musik di HPnya. Aku pun mulai duduk sekarang. Tak lama jam pelajaran pun datang.
Jam pulang pun datang semua anak mengeluh tentang guru botak kejam nan sombong itu. Tapi mau digimanain lagi toh kami cuman murid.
"Balik bareng sa...?" Tanyaku pada Elsa.
"Kagak bisa... Hari ini Eskul balet kau tak ingat hah...?" Tanya Elsa kembali padaku.
"Oh... Iya Jung lo gimana...?" Tanya ku pada Jung.
"Aku sibuk mau beli komik jadi gak bisa bareng..." Seru Jung.
"Sendirian dong aku..." Gumamku.
Mereka berdua pun tersenyum lalu pergi meninggalkanku. "Oh... Ya kan ada Hoya.." Gumamku. Saat ku tengok kebelakang "hah...." Kaget ku. "Gak ada kemana dia...? Cepat banget ngilangnya....!!" Tanya ku seorang diri.
Aku pun keluar dari kelas. Saat digerbang sekolah. Seseorang membunyikan klakson motornya disampingku.
"Tit......" Klakson.
"Anjay... Sakit nie kuping..." Gumamku. Saat kulihat itu Hoya dengan memakai motor.
"Naik..." Pintanya padaku. Dan tanpa pikir panjang aku pun naik ke motor Hoya. Hoya membawa ku ke tempat biasa kami bertemu.
Didepan pintu gedung kosong ada seseorang yang menunggu dengan membawa bungkusan kotak.
"Hoya siapa itu...?" Tanyaku bingung.
"Itu pengantar Pizza.." Jawab Hoya. "Ambil sana... Oh ya nie dompetku... Buat bayar aku parkir motor dulu..." Lanjut Hoya yang kemudian menyerahkan dompetnya padaku.
Aku pun menghampiri pengantar pizza. Lalu ku sambil pizza pesanan Hoya beserta minuman.
"Berapa mas..?" Tanyaku pada so pengantar pizza.
"I50.000 de...!!" Seru nya. Lalu ku buka dompet Hoya dan Waw... Duitnya banyak. 'Hoya duitmu banyak...' Gumamku dalam hati.
Kuserahkan yang 150.000.
"Makasih de...!!" Seru pengantar Pizza itu aku pun hanya tersenyum. Lalu dia pergi.
Tak lama Hoya datang dengan membawa Helm.
"Naik yu...!!" Seru Hoya mengajakku kelantai 7 gedung kosong.
Aku pun tersenyum "Nih dompetnya..." Seru ku.
"Oh... Sini minumannya aku yg bawa berat kan...!!" Seru hoya yang mengambil minuman dingin dari tanganku. 'Hoya memperlakukanku beda sekali. Apa cuman perasaan ku...?? Entahlah aku bingung.' Gumamku dalam hati.
Kami pun sampai dilantai 7. Lalu kami duduk dan memakan pizza.
"Makan... Bim..." Seru Hoya padaku.
"Hemm..." Jawabku.
"Guru tadi membosankan sekali iya gak...?" Tanya Hoya padaku.
"Banget... Hoya... Si botak memang brengsek... Minggu kemaren aku dihukum lari gara gara HP ku bunyi.. Huuh..." Seru ku kesal.
"Hahahaha ada saja kau bim..." Seru Hoya yang tersenyum manis.
"Oh... Ya hoya aku mau tanya boleh tidak?" Seruku.
"Tanya apa?" Jawab Hoya.
"Bot dan top itu apa? Apa itu makanan?" Tanyaku bingung.
"Hahahaha..." Hoya tersenyum lebar dan sangat puas seperti nya. "Kau tak tau bot dan top itu apa?" Tanya nya balik padaku.
"Enggak...!!!" Jawabku dengan memakan Pizza keju mozarela.
Hoya pun mengeluarkan Laptop di tasnya. Lalu menyalakannya. Setelah laptop menyala hoya masuk ke window dan menekan file bernama XXX Rainbow. Entah file apa itu. Lalu ia memilih satu film.
"Lihat dan perhatikan..." Seru Hoya. Tak lama film pun dimulai. Aku kaget mataku membulat hoya memainkan film dengan adengan tusuk menusuk.
"Hoya... Cepat matikan..." Seruku yang tak ingin meilihatnya.
"Emhhh bentar lihat ini...!!!" Seru Hoya padaku yang menpause film pada orang yang sedang ditusuk.
"Kau tau orang ini apa namanya...?" Tanya hoya padaku.
"Orang ditusuk lah itu..." Jawabku dengan malu malu dan pipi memerah.
"Yap... Ini bot orang yang ditusuk dan ibarat kata menjadi wanitanya." Seru Hoya. Sementara aku hanya mengunyah pizza ku. Lalu hoya melanjutkan videonya dan menpause video diorang yang sedang menusuk.
"Nah... Ini top.. Dia menusuk bot nya dan dia menjadi laki lakinya. Tapi terkadang ada juga yang suka dia duanya biasanya disebut vers...!!" Seru Hoya yang panjang lebar.
"Kau sendiri Hoya...?" Tanyaku dengan senyum senyum.
"Aku Top..." Seru nya. "Kau mau jadi apa bim?" Tanya Hoya padaku.
"Emmmhhh bot lah kalau gitu...." Seru ku. "Eh... Lanjut tuh videonya masa dipause mulu..." Seru ku.
"Enggak videonya mau diganti..." Seru Hoya yang langsung menutup video.
"Lah kenapa???" Tanyaku bingung.
"Takut kau minta praktek...!!" Seru Hoya dengan senyum... Senyum....
Lalu kulemparkan cangkir plastik pada kepalaku hoya.
"Plakkklkkkl"
"Aww... Sakit bimmm..!" Seru Hoya.
"Lagian mesum sihhh orang cuma liat doang...!!!" Omelku dengan lahap memakan pizza.
"Udah liat film ini aja...!!" Seru Hoya.
Tak lama film pun mulai dengan diawali musik. Namun alangkah kaget film yang diputar adalah....
Opening
Sesuatu masa
Keadaan dunia
Penuh bahaya
Ancaman dari
Musuh-musuh Bumi
Selamatkanlah kita
Hero yang ada
Hero manusia
Penyelamat Bumi! (2x)
Alien datang menakluki Bumi ini
Demi koko yang dicari-cari
Mereka akan tiba, tak lama lagi
Apa mungkin terjadi?
Jadi kita perlukan penyelamat Bumi
BoBoiBoy! (3x)
BoBoiBoy selamatkanlah kita
dari segala ancaman dunia
Ying, Yaya dan Gopal,
Rakan kita semua
Berani dan Gagah (2x)
Penyelamat Manusia!
Yeeaahhh!
BoBoiBoy! (3x)
Ying!
Yaya!
Gopal!
Dan Superhero kita!
(Guitar Solo)
BoBoiBoy! (4x)
Yeah Yeah! (2x)
BoBoiBoy!
Musik opening berahir.
"Boboiboy????" Tanya ku kaget...
Hoya/Bima
To be Continue
[Next] Chapter 15
Cerita Cinta Dunia Pelangi

No comments:
Post a Comment