Saturday, 9 January 2016

MGT Chapter 4: Let's Not Fall in Love


Me Gustas Tu


-----------------------------
Part : 04
By.Ramdani F Alienskie
Gendre : Romantic
Rating : 12+
-----------------------------------------
Happy Reading
-----------------------------------------

"Let's Not Fall In Love"



***

"Tapi tunggu nanti malam juga pasti kerumah sabar sabar..." aku pun merasa lega lalu aku berlari kearah kelas dengan cepat karena ternyata sudah telat.

***

Jam pulang sekolah akhirnya tiba. Anak anak dikelas ku berhamburan. Elsa pun mengajakku pulang.

"Cabut yu bim..." Seru Elsa padaku.

"Hemmm...." Aku menganggukkan kepalaku.

Kami pun berjalan kearah ruang kelas. Dilorong kelas tepat di depan kami ada kak Firza sedang berjalan kearah kami. Elsa pun menjadi salah tingkah.

"Duh... Bim... Ada kak Firza jangan jangan dia mau ngehampirin aku lagi..." Bisik Elsa padaku.

"Mungkin... Sa..." Jawabku singkat. 

"Ah... Kou bim makin buat aku salah tingkah sekarang duh gimana ya...?? Eh... Bim.. Rok ku udah sexy belum...?" Tanya Elsa padaku dengan wajah yang tak tenang.

"Sexy Sa..." Jawabku dengan mengacukan jempolku.

"Rambut ku gimana rapih gak..? Terus wajah aku.. Fress gak...?" Tanya Elsa yang makin salting melihat kak Firza makin dekat.

"Bagus... Kok..." Jawabaku dengan santai dan sedikit senyum.

"Ok ok makasih bim..." Seru Elsa padaku.

Kulihat Elsa menarik nafas ia pun langsung memainkan rambutnya mencoba menarik perhatian kak Firza. 

Kak Firza pun makin dekat kulihat Elsa ternsenyum manis. Namun sayang Kak Firza melewati kami tanpa melihat Elsa yang mencoba mengambil perhatianya. Dan kulihat Elsa kini terdiam. 'Kasian Elsa bagaimana kalau dia tau kak Firza suka dengan orang lain... Hatinya pasti lebih hancur...' Keluhku dalam hati.

"Sabar ya Elsa...." Seru ku yang mencoba menghibur Elsa.

Elsa pun berbalik lalu tersenyum padaku. "Gpp bim mungkin Kak Firza sibuk." Seru Elsa yang sepertinya mencoba kuat.

"Mungkin...." Jawabku.

"Oh... Ya jangn lupa... Pin... BB ya...?? Ntar aku traktir bakso 2 mangkok kalau berhasil..." Seru Elsa yang menanya kan pin dan berjanji memberikan bakso.

"Beneran.. Tuh... Bakso... 2 ??" Tanya ku mencoba meyakinkan.

"Beneran masa bohong... Asal... Pin nya ya..." Seru Elsa yang lalu mengedipkan matanya. 

"Siipp kalau gitu... sa pasti pin nya aku dapatkan..." Seruku pada Elsa.

Lalu Elsa pun pamit pulang. Kami berpisah didepan gerbang sekolah. Elsa pergi menjauh tapi aku masih menunggu digerbang menunggu kak Doni.

Lama menunggu kak Doni tak muncul muncul entah kenapa. Ahirnya ku telp kak doni.

Tutttttttttt

Tuttttttttt

Tuttttttttt

"Halo... Bimmm"

"Halo... Kak dimana??? Bima cape nih nunggu..." Seruku.

"Kaka ada meeting osis dulu kamu duluan aja pulangnya... Ya..." Seru Kak Doni.

"Ohhh ok ok ok...!! Bye kak...!!" Seru ku lalu kututup telpon ku.

Aku pun mulai berjalan melangkan kakiku. Saat berjalan kulihat ada salah seorang anak osis yang ikut pulang. 'Aneh... Kok dia pulang bukannya rapat???' Tanya ku dalam hati. Lalu kuhampiri orang itu.

"Kak... Kok gak ikut Rapat Osis..??" Tanya ku pada kak Diki.

"Rapat...???" Kak diki seolah kaget. "Rapat apa bim??" Tanya kak diki padaku.

"Tadi kak doni bilang ada Rapat kak..." Seru ku mencoba menjelaskan.

"Ah... Doni... Alesan paling tuh.. Anak mojok ama pacarnya..." Seru kak diki.

"Oh...!!! Ya udah kak diki aku pamit kak bye...." seru ku.

Aku pulang kerumah. 

Lalu aku membuka laptop ku. Untuk searching sesuatu tugasku. Tak lama pencarian pun selesai. Lalu aku searcing yang lain dengan kata "KENAPA LELAKI ADA RASA TERHADAP LELAKI"

Loading...

Loading...

Banyak artikel kudapatkan dari mbah google ini. Lalu kubaca satu persatu. Namun alangkah terkejutnya aku mendapatkan jawaban bahwa aku "PUNYA KELAINAN SEX". Bahkan artikel selanjutnya menyebutkan aku " GAY/HOMOSEXSUAL". Mataku membulat besar melihat semua jawaban yang selalu aku tanyakan dalam hatiku. Aku tutup laptop ku lalu aku hanya mampu terdiam dan membisu. 

'Bagaimana kalau mama papa tau atau kak doni kalau anaknya kini belok!!!' Keluhku dalam hati.

Tak lama ku dengar seseorang membuka pintu rumah. Dan dengan cepat aku lompat dari ranjangku lalu pergi ke luar. Ternyata itu adalah kak Firza.

"Loh... Kak Firza...." Seru ku kaget melihat kak Firza ada diruang tengah.

"Hei... Bimmm.... Sini temanin kaka bim..." Seru kak firza padaku.

Aku pun menggangukan wajahku, lalu menghampiri kak Firza yang duduk disofa. Sesekali aku melihat kak Firza wajahnya tenang seperti air. 

'Siapa yang dicintai kak Firza?? Orang itu pasti beruntung...!!' Keluhku dalam hati.

Hening...

Hening...

Hening

Tak ada pembicaraan. Lalu kuputuskan untuk mengambil majalah dimeja untuk kubaca. Saat ku ambil tiba tiba ada tangan lain yang memegang tanganku. Dan saat kulihat tangan itu... Itu adalah kak Firza aku pun menatap wajah kak Firza. Dan begitu pula kak Firza menatapku. Kami berdua saling pandang beberapa menit.

'Waw... Lihat wajah kak Firza yang tampan cool dan macho... Apa? Apa? Apa homo ku makin jadi...??' Keluh dalam hati saat melihat wajah kak Firza.

Tak lama pintu terbuka kami pun tersadar dan kembali ke tempat kami biasanya dengan pura pura melihat arah lain.

"Fir... Sorry lama....!!" Seru Suara dari pintu yang ternyata itu kak doni. 

'Apa kak doni lihat ya???

Aduh jadi kepikiran...!!' keluhku dalam hati.


To be continue...

[Next] Chapter 5
From : Cerita Cinta Dunia Pelangi

No comments:

Post a Comment