Monday, 11 January 2016

MGT Chapter 9: Let's Not Fall in Love

Me Gustas Tu

-----------------------------
Part : 09
By.Ramdani F Alienskie
Gendre : Drama Romantic
Rating : 12+
-----------------------------------------
Happy Reading
-----------------------------------------

"Let's Not Fall In Love"



***

Sendirian....

"Bim... Kok bbm nya gak dibales" seru seseorang dari sampingku. Saat kulihat...

"Hoya...." Panggilku kaget.

"Hoya??? Apa itu Hoya ?" Seru seseorang didepanku. Aku pun menggelengkan kepalaku dan baru ku sadar seseorang didepanku bukan Hoya tapi Jung.

"Jung...??" Seru Ku yang baru sadar.

"Yap... Aku Jung. Dan siapa Hoya?" Seru Jung dengan wajah penuh Tanya.

"Ah... Bukan siapa siapa. Eh... Ngapain disini?" Tanya Ku balik mencoba mengalihkan pembicaraan dari Hoya.

"Aku nganter Elsa beli buku tapi tuk anak malah ngilang...!" Seru Jung dengan wajah datarnya.

"Emmmhhh tuh Elsa.." Tunjukku menggunakan tangan. 

"Hah... Sama siapa tuh anak...??" Tanya Jung padaku.

"Sama kak Firza." Jawabku dengan manyun.

"CIA... Manyun.... Kenapa lu?" Tanya Jung padaku namun aku hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaannya. "Ah... I know I know... Lu cemburu ya... sama kak Firza yang deket deket ama Elsa... cie CIE cie yang naksir Elsa." Seru Jung yang membuat Ku agak tersenyum. Andai Jung tau, aku justru cemburu sama Elsa yang deket kak Firza. 

"Apaan.. Jung ngaco kamu...!" Jawabku.

"Cia ... Atau lu suka sama kak Firza lagi bukan Elsa...??" Seru nya dengan wajah penuh Tanya padaku.

Aku langsung menatap Jung. Keringat keluar tiba tiba. Lalu aku tersenyum lebar. "Hahahaha..." Lalu Ku pukul pundaknya kearah depan. "Ada ada saja kau masa jeruk makan jeruk..." Jawabku dengan tegang setengah mati. 

"Biasa aja Kali gak udah mukul gitu sakit nih pundak.." Seru Jung yang pundak nya sakit saat kupukul tadi. 

Aku hanya tersenyum manis sambil mengaruk garuk kepalaku. Tak lama Kak Firza dan Elsa menghampiri kami.

"Eh... Ada Jung.... Kapan datang Jung...?" Seru Elsa. 'Apaan nice so Elsa bukannya dia datang bareng Jung... Ah... Aku tau diakting didepan kak Firza lagi.' keluhku dalam hati.

"Apa bukannya... Kita...!!" Seru Jung.

"Oh... Ya ngapain Jung?" Seru Elsa yang memotong pembicaraan Jung dengan cepat mungkin takut ketauan bohong. Kulihat Elsa mengedipkan matanya memberi isyarat agar aku tahu yang dia lakukan. 

"Nyari buku" Jawab Jung dengan manyun Dan mulai tau APA yang dilakukan Elsa.

"Oh... Ya BIM kita udah selesai beli bukunya balik you...!!" Seru kak Firza padaku.

"Iya kak..." Jawabku santai.

"Elsa mau bareng gak??" Seru kak Firza pada Elsa. 'Pasti mau orang dia suka kaka huuh...' Keluhku dalam hati.

"Ohhh boleh kak..." Jawab Elsa dengan so imut so cantik Dan so segalanya lah.

"Jung.. Kau..?" Tanya Ku.

"Ohh aku masih mau disini duluan aja..." Seru Jung padaku.

Ahirnya kami pun menuju parkiran untuk menaiki Mobil kak Firza.

"Kak Firza....!! Elsa duduk didepan ya...!!" Seru Elsa dengan lembut kearah kak Firza.

"Ohhh ya udah. Bima... Kamu duduk do belakang...!!" Seru kak Firza padaku. 'Kok jadi gini sih... Ahhh anjay... Banget... Malam paling BT sedunia.. Banget banget... Kuharap kau mati Elsa....' keluhku dengan mengacak acak rambutku. Lalu aku pun naik me mobil.

Didalam mobil aku dikacangangin atau didiemin. Tanya diajak ngobrol sendikit pun. Berasa jambing congge. 'Sialan kau Elsa... Untung kau temanku. Kalau bukan udah kutimpuk pake sepatu. Hah... Tapi dia temanku...' Keluhku dalam hati.

Lama dalam Mobil ahirnya sampai dirumah Elsa. Elsa pun turun dari mobil. 

"Makasih... Kak Firza.. Bye..." Seru Elsa dengan senyum manisnya. Kak Firza pun membalas senyum nya.

"Bimm duluan ya...!!" Seru Elsa padaku. Aku pun dengan cepat senyum padanya. 

Lalu Mobil pun melaju kembali. Namun tak lama melaju. Mobil berhenti kembali.

"Kenapa berhenti kak?" Tanya Ku pada kak Firza.

"Pindah kedepan BIM.. !!" Seru kak Firza padaku.

"Kenapa kak?" Tanya Ku kembali dengan wajah heran.

"Biar enak ngobrolnya... Lagian kaka juga bukan supir kan...?"Seru kak Firza padaku dengan senyuman. Lalu aku pun pindah ketempat duduk didepan. Mobil pun melaju kembali. 

" BIM kaka minta maaf ya...!" Seru kak Firza padaku.

"Maaf...?" Seru Ku bingung. "Maaf untuk APA? Kak?" Lanjutku.

"Karena kaka nyuekin bima... Tadi...!! Padahal kaka ngajak bima..." Seru kak Firza padaku dengan rasa menyesal.

"Oh... Itu gak apa apa kok kak..." Jawabku dengan senyum padahal dalam hati dongkol banget APA lagi sama Elsa.

"Lain Kali kita jalan lagi mau kan...?" Tanya kak Firza padaku.

Aku pun mengganggukan kepalaku. 'Asal jangan ada Elsa aja kak' keluhku dalam hati.
Lama kami berbincang bincang sampai lah kami didepan rumah. Aku turun dari Mobil kak Firza. 

"Maaf ya BIM sekali lagi..." Seru kak Firza saat aku keluar Dari Mobil.

"Gak apa apa kak...!!" Jawabku kembali. Lalu kak Firza tersenyum padaku.

"Makasih BIM..." 

Kak Firza pun pergi meninggalkanku. Lalu aku pun masuk kerumah. Tapi saat dirumah kak doni berdiri didepan Ku yang membuat aku kaget. 

"Kaka...!!" Panggilku.

"Siapa Itu?" Tanya kak Doni padaku.

"Kak Firza kak..." Jawabku dengan menunduk karena takut dengan mata kak Firza.

"Lain Kali kalau mau berangkat dengan Firza bilang kaka dulu ngerti...!!!" Seru kak Firza dengan Nada sinis padaku. Sementara aku hanya menggangukan wajahku.

Lalu kak Firza pergi meninggalkanku. Aku pun pergi kekamarku.

"Sebenarnya ada apa ini? Antara kak Firza Dan Kak Doni. Kenapa kak Doni sinis padaku?. Apa salahku.?" Omelku seorang diri dikamar. Lalu aku tertidur karena capek.

***

Pagi hari aku sudah siap berangkat sekolah. Aku pun keluar kamar Dan kupanggil kak Doni.

"Kak... Doni...!!" Seruku.

"Kak... Kak... Siang loh..." Seruku kembali.

"Kak... Eh... APA INI???" Seru Ku saat Ku lihat ada sebuah Surat.

SURAT

---------------
BIM... Kaka duluan kamu pergi sendiri...

---------------
"APA??? Kak Doni duluan...? Lah terus ongkos sama yang jajannya gimana..?" Seru Ku yang bingung. "Mampus aku harus jalan kaki.." Seru Ku sambil menepuk jidat Ku.

Aku coba hubungi Elsa Dan Jung agar menjemputku. Tapi yang angkat cewek semua "nomor yang anda tuju sedang sibuk cobalah beberapa saat lagi" Aku pun mencoba 3 Kali tapi tetep aja tuh cewe selalu muncul kampret.

Lama suara bbm terdengar Dari hoya.

BBM

---------
Hoya : BIM udah sekolah?

Bima : belum...

Hoya : kenapa??? 

Bima : Ongkosnya belum dikasih jadi gak sekolah kayanya...

Hoya : log kok gitu?? Kirimin alamat rumahnya nanti aku kesitu.

Bima : ya udah...

---------
Aku pun mengirimkan alamat rumahku. Pada Hoya Dan berharap semoga dia cepat datang.

Tak lama kudenger bunyi motor. Aku pun keluar dengan cepat Dan menghampiriku.

"Naik buruan... Telat..." Seru Hoya padaku.

Aku pun naik buru buru lalu hoya menjalankan motornya. 'Dia baik.. Dan juga tampan menurutku.' Keluhku dalam hati.

Beberapa menit aku pun sampai disekolah. Hoya menurunkan Ku digerbang. Aku tersenyum padanya.

"Makasih ya hehehe..." Seruku lalu melangkahkan kaki kesekolah. Tapi hoya menarik tanganku.

"Nih..." Seru Hoya padaku dengan memberikan uang.

"Apaan hoya harusnya aku yang bayar ojeg... Bukan kau..." Seru Ku bingung.

"Kau pikir aku ojeg hah...? Sudahlah aku pergi." Seru nya dengan langsung pergi.

"Hoya... Kau..." Seru ku dengan menatap motor Hoya.

Aku pun pergi kedalam sekolah. Tak lama Elsa menghampiriku.

"BIM.. BIM... Kak Doni mukulin kak Firza...!!" Seru Elsa padaku dengan wajah cemas.

"APA........???""

...

...

...

To Be Continue

[Next] Chapter 10

From : Cerita Cinta Dunia Pelangi

No comments:

Post a Comment