Me Gustas Tu
-----------------------------
Part : 25
By.Ramdani F Alienskie
Gendre : Drama Romantic
Rating : 12+
-----------------------------------------
Happy Reading
-----------------------------------------
"Let's Not Fall In Love"
***
"Tuhan semoga Kak Firza nolak..." Gumamku dalam hati....
Tak lama Hoya datang dengan stay cool. Aku menatap Hoya karena tak biasanya dia tampil seperti itu. Tak lama Hoya mendekat padaku dengan senyuman manisnya.
"Ganteng diliat dari gunung pake sedotan..." Jawabku dengan tersenyum dan langsung menghampiri Elsa.
"Serius.... Bim..." Seru Hoya yang mengejarku berjalan. Aku hanya tersenyum pada Hoya tanpa sepatah katapun.
Tak lama aku dan Hoya sampai didekat Elsa.
"Sa... Kok gelisah...??" Tanyaku yang melihat Elsa sedang kebingungan.
"Emmmhhh... Gak apa apa bim..." Jawabnya padaku.
"Jung mana??" Tanyaku sementara Hoya hanya berdiri disampingku.
"Gak tau telat... Kali..." Jawab Elsa. Tak lama kak Firza dan Kak doni muncul membawa toak alat untuk memperbesar suara. Menyuruh kami naik ke bus. Wajah Elsa langsung berubah ketika Kak Firza datang.
"Aiiihhh ternyata kau gelisah menunggu Firza... Sa?" Tanyaku.
"Hehehehe" jawabnya hanya tersenyum. "Aku takut dia Gak ikut..." Lanjutnya.
Tak lama Jung datang dengan terengah engah.
"Woi gua telat Gak....??" Tanyanya dengan panik.
"Enggak...." Jawab Elsa ketus.
"Biasa aja Kali sa...." Jung mencoba menggoda Elsa.
"Diem... Lo gendut Gak usah pegang pegang..." Seru Elsa dengan juteknya. Elsa Gak tau aja kalau Jung suka sama dia.
"Hai.... Jung... Aku mau duduk deket kamu ya di bus..." Seru Betie yang tiba tiba datang pada kami dan memeluk tangan Jung.
"Appaan sih... Betie... Jauh jauh... Lo mata tempat..." Jawab Jung. Tapi Betie tetap tersenyum pada Jung. Sementara aku hanya menatap Hoya yang sedang memainkan HPnya.
Tak lama bunyi toak terdengar.
"Perhatian perhatian anak anak masuk kedalam bus masing masing sekarang. Karena kita akan berangkat ke perkemahan."
Aku dan yang lainya masuk ke bis. Jung duduk diapit oleh 2 gadis Betie da Elsa dibangku 3. Sementara aku duduk dikursi 2 didekat kaca disampingku Hoya.
"Bim... Kanapa harus gue... Yang disini..." Gumam Jung padaku. Aku hanya tersenyum mendengar omelan Jung. Hoya bersandar pada kursi. Sementara Elsa terus menatap kedepan karena ada Kak Firza didepan. Lalu kulihat Kak Firza menghampiri kami.
"Ada yang mau duduk didepan...?" Tanyanya sekolah padaku. Aku tersenyum dan mau berkata. Tapi Elsa lebih dulu bicara.
"Aku... Aku..." Seru Elsa dengan senang. Aku menatap Elsa... Dalam hati huakkkkkkssss huaakkkkkkasssss andai aku cewek... Aku pasti mau didepan dan tanpa malu duduk dekat Kak Firza.
"Oke... Yu..." Ajak Kak Firza pada Elsa. Mereka pun pergi dan duduk didepan. Kak doni di bus lain karena tiap osis harus ada dimasing masing bis.
Aku pun duduk dengan jengkel. Masa bodo hoya melihatku.
"Bimmm cemburu...?" Tanya Hoya padaku. Dengan bus melaju.
"Enggak..." Jawabku tanpa melihat Hoya.
"Kau cemburu bimmm....!!!" Seru Hoya dengan menatapku senyum.
"Aku bilang enggak ya enggak Hoya ngerti kan...!!!" Jawabku dengan membentak Hoya.
Hoya menarik nafas. "Aku mau duduk sama Jung aja..." Seru Hoya tiba tiba.
"Loh Kenapa Hoya....?" Tanyaku.
"Emang nya enak duduk sama orang yang marah dan cemburu...??" Tanyanya kembali padaku.
Aku terdiam, sementara Hoya berdiri dia beneran mau pindah. 'Siap ini semua karena Kak Firza...' Gumamku dalam hati.
"Hoya jangan....!!" Gumamku dengan menunduk.
"Jangan apa?" Tanya hoya padaku.
"Jangan pindah tempat duduk. Duduk lah disampingku..." Seruku dengan menepuk kursi Hoya.
"Kenapa? Kenapa aku harus duduk disitu...? Kau sendiri marah tak mau bicara kan...?" Omel Hoya padaku.
"Maaf... Hoya..." Gumamku sambil menunduk. "Maaf...." Lanjutku kembali.
"Hah....." Hoya menghebuskan nafasnya lalu duduk kembali disebelahku. Suara kami tidak terdengar karena berisik.
"Sudah jangan cemberut..." Gumamku Hoya padaku.
"Hem......" Aku mencoba tersenyum dan melupakan Kak Firza. Tak lama Hoya mendengar kan musik dengan HPnya melalui hedset. 'Huuhhh... Kenapa dia jadi diam....?? Ahhh sial... Jadi canggungng....' Omelku dalam hati. Dengan menatap jendela luar bis.
Pluk.........
"Dengarkan...." Seru Hoya yang tiba tiba memasangkan hedset sebelah kirinya pada telinga kananku.
"Enak tidak....?" Tanya nya padaku. Aku tersenyum pada Hoya. Karena menurutku tingkahnya romantis dan selalu memberikan kejutan yang tak pernah aku tau.
"Enak.... Ini avenged sevenfold kan?" Tanya ku pada Hoya.
"Betul sekali... So far away...kau suka...?" Tanya Hoya padaku.
"Emhhh tidak terlalu... Aku lebih suka penyanyi cewek... Kaya evanescence dengan bring me to life. Atau Katy perry firework." Jawabku dengan mendengar kan musik yang diputar. Padahal yang lain tidur cuman kami berdua yang mengobrol.
"Emmmhhhhh anehhh Tapi menarik kayanya..." Seru Hoya dengan menaikan alisnya. "Ohhh ya kita dengarkan Evanescence bring me to life ya....!!" Lanjut Hoya. Musik pun diputar tak lama aku mengantuk aku pun tertidur dipundak Hoya.
***
Aku terbangun saat sudah sampai dilokasi. Lokasi seperti dipengunungan dan dinginnya kebangetan pas turun dari bis. Bukan aku saja yang merasa dingin tapi semua. Mungkin karena masih pagi jam 9.
"Bim..... Dingin ya..." Seru Jung padaku.
"Banget... Jung...." Jawabku dengan mengigil.
"Ku kira gajah Gak kedinginan kan kulitnya tebal hahaha" guru Elsa pada Jung.
"Elsa lo... Tega banget...." Seru Jung. "Gua juga kan manusia..." Lanjut Jung.
"Sabar Jung... Kan aku masih ada... Betie.... Lovevia..." Seru Betie.
"Apaan... Sihhh lo Gigi kawat mata empat... Jauh jauh sana.." Seru Jung Tapi Betie tetap senyum.
Tak lama Toak berbunyi.
"Anak anak diharap kumpul dan mendekat kearah suara."
"Yu bim... Kesana..." Anak Hoya padaku.
"Hem..." Jawabku sambil berjalan menuju kesana.
Kami pun berjalan kearah suara. Setelah sampai kaka kaka osis memberikan jadwal kemah pada kami. Dan saat kulihat jadwal aku menarik Napas lega karena tak ada merit malam.
"Hemmm Gak mungkin Gak ada merit malam Pasti ada nih.... Hati hati aja ntar malam dibangunin tiba tiba..." Seru seorang siswa dibelakangku.
"Iya iya taun kemaren juga kaya gini... Penipu..." Seru kembali seorang siswa.
'Iya juga sih... Kenapa aku menarik napas harusnya siap siap. Ingat taun lalu HP ku rusak jatuh karena buru buru udah gitu diinjak. Mana tuh HP harganya 2 juta lebih dari tabunganku. Udah kemah jadi sakit... Adehhhh jangan terjadi lagi jangan.....' Gumamku dalam hati.
"Bim..."
"Bim...."
"Bim.." Seru Jung padaku.
"Eh... Iya iya.... Ada apa?" Tanyaku.
"Jaga tuh.. HP jangan kaya taun kemaren..." Seru Jung padaku.
"Loh... Kenapa tahun kemaren...?" Tanya Hoya penasaran.
"Itu HP nya jatuh... Waktu dibangunin merit malam..." Jawab Elsa dengan senyum.
"Udah gitu diinjak pula sama anak anak hahahaha" Lanjut Elsa sangat puas padaku.
"Udah jangan dibahas..." Jawabku dengan kesal.
"Eh... Hari ini cuma... Pembukaan dan pemeritahuan...? Itu aja sampai jam 5 sore..." Seru Jung.
"Mampus gue pantat aku Pasti gatel banget..... Aduh..." Seru Elsa.
"Aiiihhhh..... Jadi pak doraemon itu bakal nge buka perkemahan adehhhhhhh lama.... 2 jam... Pasti..." Gumamku.
"Kok pada ngeluh....??" Tanya Hoya.
"Kau tak tau apa apa Hoya....!!" Jawabku.
Dan bukan hanya kami saja yang mengomel seluruh anak anak pun sama.
Tak lama kami disuruh menyimpan tas kami ditenda masing masing yang sudah disiapkan 3 orang 3 orang. Aku bersama Jung dan Hoya. Sementara Elsa dan Betie ditambah ajeng.
Setelah menyimpan tas ditenda kami kembali keluar untuk acara pembukaan dan pemberitahuan acara.
Acara pembukaan pun dimulai. Lalu dilanjutkan pemberitahuan dan acara tambahan yaitu demo Paskibra, PKS, PMR, dan Pramuka.
Acara selesai tempat pukul 5 Sore. Aku dan yang lainnya kembali ke Tenda.
"Gila keren... Banget paskibra..." Seruku.
"Keren Juga PMR Kali Bim..... Lihat kan tadi yang pinsan... Hahahaha udah gitu Kak Firza trampil banget..." Seru Elsa dengan semangat.
"Aiiihhh lu.. Firza lagi Firza lagi bagusan pramuka lah... Bener Gak Hoya???" Tanya Jung pada Hoya.
"Enggak ah... Bangusan Paskibra..." Jawab Hoya dengan senyum padaku.
"Okkk fix lu dukung Bima... Emhhh Betie lu bagus mana? Kalau lu dukung yang lain awas aja..." Seru Jung pada Betie.
"Tenang aku dukung kamu kok... " Jawab Betie dengan senyuman Gigi kawat dan mata 4.
"Good... Good...." Jawab Jung.
"Aiiihhh" seru Ku Jung dan Elsa.
....
....
....
....
Bima/Hoya/Jung/Elsa/Betie
To be Continue
[Next] Chapter 26
From : Cerita Cinta Dunia Pelangi

No comments:
Post a Comment