Thursday, 14 January 2016

MGT Chapter 12: Let's Not Fall in Love

Me Gustas Tu


-----------------------------
Part : 12
By.Ramdani F Alienskie
Gendre : Drama Romantic
Rating : 12+
-----------------------------------------
Happy Reading
-----------------------------------------


"Let's Not Fall In Love"


***
Setelah itu Tak ada pembicaraan kembali. Kami sailing diam. 'Sebenarnya nie orang sifatnya gimana sih tadi ngelucu sekarang jutek? Apa dia kembar? Aduh aku bingung...?' Keluhku dalam hati.

Tak lama kami pun sampai didepan rumahku. Sebelum turun aku beranikan diri menatap Hoya. Aku tersenyum melihat wajah Hoya. Walaupun wajah Hoya Tak senyum padaku. Lalu aku pun turun dari mobil Hoya.


"Makasih... Hoya!!" Seruku setelah keluar dari mobil. Hoya pergi tanpa membalas ucapanku.


Aku pun masuk kedalam rumah. Kulihat kak Doni tengah sibuk dengan tugas sekolah dikamarnya. Aku pun dengan cepat mandi dan mengganti pakaianku agar tak sakit. 


Lalu aku duduk di meja belajarku. Kubuka HP dan kulihat galeri foto. Kulihat foto kak Firza. Wajahnya sangat tampan, pantas saja semua wanita tergila gila padanya. 

"Andai kak Firza gay dan mau jadi pacarku. Pasti sangat menyenangkan." Seru ku. Setelah kutatap foto. Aku langsung tidur. 

***

Pagi hati aku terbangun disamping tempat tidurku ada sebuah Surat dan yang.
Surat

---------
BIM kaka duluan itu uang jajannya kaka lebihin naik aja taxi ya. Adik manisku.
Doni.

---------
"Aiiihhh... Sekarang kak Doni sering pergi duluan... Hah.... Mungkin sibuk osis..." Gumamku.
"
Hari ini aku malas sekolah... Mending tidur lagi..." Lanjutku dengan menarik selimut ku. 
Tak lama kudengar bunyi telp. Ada panggilan dari Elsa.

"BIM... Gak sekolah?" 

"Gak?"

"Kenapa..?"

"Gak enak badan sa..."

"Ohhh ya udah cepet sembuh ya..."

"Hemmm"

Telp pun ditutup. Lalu aku pun tidur kembali. Aku bangun pukul 10 pagi. Kulihat ponselku ada pesan BBM dari kak Doni.

BBM

----------
Doni : BIM kami gak sekolah? Kenapa gak bilang...

----------
BBM kaka Doni dengan cepat kubalas. "Iya kak... Gak enak badan..." Balasku melalui BBM. 

Aku lalu keluar kamar untuk mengambil makanan didapur. Dalam perjalanan ada telp dari Elsa.

"Hallo, Kenapa Sa?" Tanyaku.

"BIM... Gawat...!!" Seru Elsa ditelp.

"Gawat kenapa?" Tanyaku penasaran.

"Ada anak baru dikelas ngambil tempat duduk lu..." Seru Elsa padaku dengan gelisah.

"Lah kok... Bisa emang lu gak ngomong itu bangku tempat aku.!!" Seru ku yang panik.

"Udah.... Tapi sibotak guru BK ITU tetep aja nyuruh ditempat my. Malah bilang Bima cari tempat duduk lain katanya..." Seru Elsa yang panjang Lembar.

Aku menggaruk kepalaku. "Ah.... Brengsek deh tuh si botak..." Seru ku kesal ditelp "Emang siapa tuh anak...??" Tanyaku dengan penasaran.

"Emmmhhh aku lupa namanya... BIM... Abis gak ganteng juga sih menurut ku Hehehe" Seru Elsa dengan senyum. "Eh... Udah dul ya ada guru nie.." Seru Elsa yang kemudian menutup telpnya. Padahal aku masih mau ngobrol kenapa dimatiin coba. "Terus... Aku besok gimana???" Gumamku sambil memakan mie instant. "Huakkkkkksss..." Aku menangis. 

Setelah makan dan mendengar kabar buruk rasanya Hari ini making menyebalkan. Aku kembali me kamarku. Ku bukan laptop. Lalu mencari film gay diyoutube. GAY HOT MOVIE ketik ku dalam laptop. Aku pun menemukan beberapa film. Lalu aku tertuju pada satu film HEAVENLY TOUCH. Ketika ku tonton. "Waw...... Dosa gak ya? Ah... Bodo am at lah..." Seru ku. Yang awal pembuka sudah disuguhi adegan panas pemeran film yang memijat pelanggan dengan telanjang. Tak hanya ITU diakhir kisah pun ada kejadian disodomi dipenjara. Aku menelah lidahku karena ITU sangat menakutkan. "Film yang bagus... Dan aku penasaran enaknya berhubungan badan gimana? Gara gara film ini..." Gumamku dengan senyum devil hehehe. Tak sampai disitu aku kembali mencari film kedua. MOVIE GAY ROMANTIS kuketik dilaptop ku. Tak lama muncul Film Love Coming dan My Bromance. Keduanya aku tonton alhasil aku cekikikan dan membayangkan aku dan kak Firza atau aku dan kak doni. Heheehehe senyum ku kembali muncul.

Tak terasa hari mulai sore. Kudengar kak Doni pulang. Dengan cepat dan buru buru kututup YouTube. Takut takut kak Doni liat. 

Lalu kak Doni masuk kamar. Dan menghampiri ku.

"Udah baikan BIM...?" Tanya kak Doni padaku.

"Lumayan kak..." Jawabku dengan senyum.

"Syukurlah... Nih kaka bawa Pizza kesukaanmu..." Seru kak Doni yang kemudian memberikan Pizza padaku.

"Makasih kak..." Seruku dengan senyum manis.

"Sama sama jaga kesehatan kaka kekamar dulu de.." Seru kak Doni padaku.

Aku hanya mengganggukan kepalaku. Lalu kubuka Pizza yang ditaburin sosis keju dan kawan kawannya. Pas dimakan rasanya lumer kenikmatan dimulutku. Roti yang pizza yang mantap memang favoritku. "Thanks kak..." Gumamku dengan mulut penuh.

***

Pagi Hari aku tengah Siap berangkat kesekolah dan sudah Siap juga untuk perang dengan anak baru. Aku pergi kesekolah bersama dengan kak Doni. 

"Aku duluan... Kak..." Seruku yang buru buru pamit karena sudah tak sabar untuk perang dengan anak baru. Aku pun pergi kekelas dengan emosi sudah diubun ubun.

Saat sampai dikelas kulihat benar tempat duduk ku sudah terisi ada tas dibangku ku.

"Keparat..." gumamku.

Lalu kuhampiri Elsa dan Jung.

"Mana nie anak?" Tanyaku padaku kedua temanku.

"Lagi ketoilet BIM..." Seru Jung.

"Udah BIM beri pukulan aja... Lu kan jago karate... Biar tau rasa Tu anak baru... Dan gak sombong... Iya gak Jung..." Seru Elsa.

"Bener tuh... BIM.. Beri aja... Tuh anak merasa langit Kali... Kemarin ditanyak jutek banget... BIM..." Seru Jung dengan memakan permen karet.

"Ohhh OK OK... Tapi..." Seruku lalu kuambil tas anak batu itu. Lalu aku lempar kelantai. Aku menepuk tanganku. "Biar tau rasa Tu anak..." 

Tak lama ada yang menepuk pundakku. Tapi tak aku hiraukan karena aku sedang tersenyum jahat haha haha . Namun tepukan itu datang kembali.

"Itu tas ku." Seru seseorang yang menepuk pundakku. Dan suara yang tak asing. Suara yang pamiliar. Lalu ku tengok kebelakang dan ternyata anak baru itu...

"HOYA.......!!!"

To Be Continue....

[Next] Chapter 13

From : Cerita Cinta Dunia Pelangi

No comments:

Post a Comment