Sunday, 17 January 2016

MGT Chapter 17: Let's Not Fall in Love

Me Gustas Tu

-----------------------------
Part : 17
By.Ramdani F Alienskie
Gendre : Drama Romantic
Rating : 12+
-----------------------------------------
Happy Reading
-----------------------------------------

"Let's Not Fall In Love"



***

"Aku jadian dengan Kak Firza..." Seru ku dengan Semangat.

"APA......?????" Seru Hoya kaget.

"Kaget ya... Hehehe... Aku juga kaget... Tapi ya gimana Hehehe kita ahirnya jadian juga..." Seru dengan menghampiri Hoya dan duduk.

"Tapi... Kok bisa???" Tanya Hoya dengan gugup.

"Bisa lah Hoya. Mungkin Kak Firza juga udah suka dari dulu..." Jawabku dengan menatap Hoya.

"Ohhh begitu ya..." Jawab Hoya dengan wajah yang murung.

Sebenarnya kenapa dengan Hoya. Kenapa wajahnya murung seperti ini?. Apa ada yang salah dengan berita baik yang kusampaikan.?.

"Hoya..." Gumamku.

"Ya...!!" Saut Hoya.

"Kamu kenapa ? Apa terjadi sesuatu?" Tanya ku bingung.

"Gak.... Gak ada kok... Oh... Ya Bim Aku pamit pulang dulu ya... Badanku gak enak nie rasanya..." Seru Hoya dengan langsung pergi meninggalkanku sendiri digedung.

"Kenapa pergi? Aku baru datang Hoya..." Gumamku ku seorang diri digedung kosong.

Aku terdiam didekat jedela gedung lantai 7. Untuk melihat Hoya yang pergi. "Hatiku merasa bersalah sekarang. Aku bingung, pusing dan entah rasa apa ini. Kenapa begini?" Seruku dalam hati.

Tak lama ada telp dari HP ku.

"Hallo.." Sahutku dingin.

"Yang nonton yuk malam ini...?"

"Emhhh... Besok deh Kak... Aku lagi gak enak badan...!!" Seru ku yang mencoba menolak.

"Kamu sakit??" Tanya Kak Firza.

"Gak cuman gak enak badan aja kok...!!" Jawabku pelan dan sebenarnya hatiku lah yang sakit.

"Ya udah kalau gitu kamu istirahat aja.. Jangan banyak pikiran ya... !!" Seru Kak Firza ditelp.

"Iya... Kak.." Jawabku singkat. Dan telp langsung dimatikan. Aku pun turun dari gedung untuk pulang menuju rumahku. Dalam perjalanan pulang pikiranku tak henti henti kepikiran soal sikap Hoya tadi.

Sesampainya dirumah kulihat Kak Doni sedang makan. 

"Bim... Makan yuk...??" Panggil Kak doni .

"Ah... Iya iya Kak..." Jawabku dengan menghampiri Kak Doni. 

"Makan cepet kelamaan gak enak loh... Sayur kankungnya..!!" Seru kak Doni senyum padaku.

"Emhhh siapa yang masak... Kak?" Tanyaku bingung.

"Kaka lah... Bim... Masa tetangga..." Seru kak Bima.

'Mampus... Aku' Gumamku dalam hati. 'Makanan Kak Doni 2 minggu lalu sayur bayam asinnya sejagat aaaa.... Apa lagi sekarang bisa bisa cabe nya 10 kilo... Mending gak makan deh... Aku' Keluh ku kembali dalam hati.

"Eh.. Kok bengong makan... !!" Seru kak Doni kembali.

"Emmmhhh enggak ah... Bima udah kenyang...!!" Seru ku ya pura pura.

"Emhhh... Kamu takut masakan kaka ya bim...? Ini dari bu Nita kok... Tadi ngasih..." Terang Kak Doni padaku.

"Ohhh ya udah deh Aku makan... Hehehe" Seru ku dengan senyuman Manis.

"E...e....ahhh bilang aja gak mau masakan kaka bim...!!" Omel Kak Doni sambil terus makan.

"Heheehehe... Lagian masak nya gak bener garam banyak lauk nya belum matang...." Seru ku dengan melahap sayur kangkung.

Kami pun makan bersama. Kak Doni makan sambil BBM, entah dengan siapa. 

"Kak... Udah punya pacar belum?" Tanyaku pada Kak Doni.

"Belum... Bim lagi males pacaran fokus ke sekolah dulu aja...!!" Jawab Kak Doni dengan senyum

"Tapi kata anak anak kak Doni pacaran sama Kak Firza... Bener gak sih Kak?" Tanya ku dengan menatap Kak Doni. 

"Jangan dengerin kata orang itu gossip.. Yang digosok makin sip..." Seru kak dengan tersenyum.

"Aiiihhh.... Itu kan kasus yang patut untuk diperbincangkan Kak.. Dan layak dikupas dengan tajam setajam silet." Seru ku.

"Yang penting jangan kabar kabari nanti was was." Seru kak doni yang membuat ku tersenyum. Kami membicarakan infotainment.

"Udah bima mau kekamar dulu...!!" Seru ku.

"Ya udah." Jawab Kak bima dengan santai.

Aku pun pergi ke kamarku. Didalam kamar rasanya membosankan sekali. Lalu aku kepikiran Hoya kutelp dia.

Tut....

Tut.....

"Hallo bim kenapa?"

"Udah baikan?"

"Belum, kenapa emang?"

"Gak aku cuma kuatir aja... Tadi kamu kaya cape.."

"Emhhh gpp bim santai aja..."

"Ya udah istirahat ya... Jangan banyak pikiran..."

"Hemmm...."

Lalu telpon pun ditutup. "Apa yang Aku lakukan kenapa Aku perhatian sama Hoya?" Gumamku.

Tak lama ada pesan masuk.

Pesan
"Yang lg telp sama siapa? Aku telp kok sibuk mulu...

...

...

...

...

...

Bima/Firza

To Be Continue

[Next] Chapter 18

From : Cerita Cinta Dunia Pelangi

No comments:

Post a Comment